Chelsea Cari Manajer Baru, Filípe Luis Jadi Sorotan
Gambar atau konten salah?
Chelsea sedang mencari manajer baru setelah dua pemimpin terpaksa diberhentikan musim ini. Enzo Maresca dipecat, diikuti oleh Liam Rosenior. Callum McFarlane memegang posisi sementara. Klub akan memilih pemimpin baru setelah musim selesai.
Salah satu nama yang mendapat sorotan adalah Filipe Luis, mantan pemain Chelsea. Ia pernah mengenakan jersey klub pada 01 Januari 2014 hingga 31 Desember 2015. Saat ini ia tidak memiliki pekerjaan setelah diberhentikan dari Flamengo. Ia membawa timnya meraih semua gelar domestik dan Copa Libertadores 01 Januari 2024 hingga 31 Desember 2026.
Pihak klub menilai Filipe Luis cocok karena masih muda, mampu menerapkan permainan menarik, dan gajinya tidak terlalu tinggi. Namun, ini masih rumor. Ia pernah membawa timnya meraih semua gelar domestik. Ia juga menjuarai Copa Libertadores.
Selain Filipe Luis, Chelsea juga melihat Cesc Fabregas dan Andoni Iraola sebagai kandidat potensial.
Chelsea tengah menyiapkan pergantian manajer, dengan beberapa nama potensial, termasuk mantan pemain Chelsea, Filipe Luis. Klub menilai kriteria muda, gaya permainan, dan biaya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
