Chelsea di bawah tekanan, Gusto dukung Rosenior
Gambar atau konten salah?
Chelsea mempekerjakan Liam Rosenior pada Januari, menggantikan Enzo Maresca yang sebelumnya membawa dua gelar. Keputusan ini menimbulkan pro dan kontra, terutama karena Maresca pernah sukses.
Awal masa Rosenior tampak menjanjikan, namun performa The Blues menurun setelah serangkaian hasil buruk. Kalah 0-3 di kandang Everton sebelum jeda internasional menandai awal penurunan. Kekecewaan berlanjut ketika Paris Saint-Germain mengalahkan mereka 2-8 di Liga Champions, dan Newcastle menambah luka. Empat kekalahan berturut-turut menempatkan Chelsea di posisi terburuk.
Di tengah tekanan, Malo Gusto menegaskan bahwa skuad tetap mendukung Rosenior. "Saya pikir dia pelatih top. Saya tidak benar-benar paham kenapa dia banyak dikritik," ujarnya kepada ESPN. Ia menilai Rosenior memiliki kualitas dan layak memimpin klub.
Gusto menambahkan, "Kalau dia jadi manajer Chelsea, itu karena dia punya kemampuan. Kami harus percaya padanya dan tetap dengan rencana kami," ia tegas. Ia juga menggambarkan Rosenior sebagai sosok jujur, sederhana, dan penuh semangat. "Ia orang baik, amat jujur, sangat sederhana. Anda bisa lihat sebesar apa antusiasmenya. Ia ingin berbagi antusiasme sepakbolanya itu kepada kami," jelas Gusto.
Dengan tekanan yang terus meningkat, dukungan pemain menjadi modal penting bagi Rosenior untuk memutar balik situasi. Chelsea kini harus segera bangkit agar tidak terjerumus lebih jauh.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
