Chery Jadi Eksportir Nomor 1 China, Fokus Robotik AI

Mira T. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 123 dibaca
Bisik.id
Chery Jadi Eksportir Nomor 1 China, Fokus Robotik AI

Gambar atau konten salah?

Chery kini menjadi eksportir mobil nomor satu di China, sementara penjualan globalnya terus meningkat. Dalam laporan tahunan, perusahaan mencatat penutupan tahun 2025 dengan total penjualan kendaraan global mencapai 2.806.393 unit, naik 7,8 % dibanding tahun sebelumnya.

Angka ini menempatkan Chery di puncak eksportir mobil tertinggi di China. Pencapaian tersebut menandai salah satu pertumbuhan tercepat di industri otomotif global.

Keberhasilan ini sebagian besar berkat jaringan distribusi yang luas. Chery Group mengoperasikan banyak sub‑brand selain merek utama, seperti Jaecoo, Jetour, Exeed, iCar, dan Luxeed. Setiap merek menargetkan segmen pasar yang berbeda, memperluas jangkauan konsumen.

Di balik ekspansi kendaraan, Chery Group juga menyalurkan fokusnya ke bidang AI dan robotik. Perusahaan menyatakan bahwa mereka belajar dari dua raksasa otomotif: Toyota dan Tesla. “Kami (Chery Group) selalu belajar dari Toyota dan Tesla,” kata Yin Tongyue, Chairman Chery Group, di Wuhu, China.

Yin menambahkan, “Kepada Toyota kami belajar tentang sistem kualitas yang luar biasa. Yang kedua adalah Tesla, kami belajar bagaimana inovasi dan bagaimana mencapai disrupsi untuk melaksanakan pekerjaan kami.”

Meniru langkah Tesla, Chery Group telah memperluas unit bisnisnya ke sektor industri robot dan AI. Menurut Yin, ada kedekatan antara otomotif dan robot‑AI. “Jadi Tesla membuat robot, Chery membuat AiMOGA. Keuntungan terbesar Chery dalam membuat robot adalah robot dan mobil pintar memiliki tingkat kemiripan yang tinggi dalam teknologi dasar, seperti persepsi, perencanaan, dan penghematan.”

Mobil pintar, menurut Yin, adalah “robot bergerak.” Ia menjelaskan, “Kami menggunakan konsep pembuatan mobil untuk menciptakan robot, mengejar inovasi, kualitas yang bagus, penghematan biaya yang bagus dan kemampuan skala yang maksimal.”

Berbeda dengan pabrikan lain yang mengembangkan robot untuk kebutuhan industri, Chery Group membuat robot yang dapat dipakai dalam kehidupan sehari‑hari. Ia menyatakan, “Kami sudah memanfaatkan kemampuan rekayasa manufaktur dalam puluhan tahun, kemampuan manajemen dan sistem. Sistem keandalan kualitas yang telah kami akumulasi dalam jangka panjang untuk pembuatan mobil, sebenarnya digunakan dalam penelitian dan produksi robot. Kami memperluas otak berbasis silicon mobil ke berbagai bentuk robot sehingga AiMOGA lebih aman, bisa bekerja dan juga bisa dikirim secara massal.”

Dengan strategi ini, Chery Group tidak hanya memperkuat posisi di pasar otomotif, tetapi juga memposisikan diri sebagai pemain penting di industri AI dan robotik. Perusahaan menggabungkan pengalaman manufaktur mobil dengan teknologi canggih, membuka peluang baru bagi konsumen dan industri di masa depan.

Cheryeksportir mobilpenjualan globalAIrobotikTeslaToyota

Komentar

Memuat komentar...