Como Buka Jersey Biru di Indonesia Bersama adidas Resmi
Gambar atau konten salah?
Jakarta – Klub Italia, Como, kini punya hubungan khusus dengan Indonesia. Mulai tengah tahun ini, Como dibawa lebih dekat dengan para penggemar sepakbola Tanah Air.
Sejak Djarum Group mengakuisisi Como pada tahun 2019 ketika klub masih berada di Serie A, perjalanan klub ini tidak pernah seolah‑seolah. Hanya lima tahun yang dibutuhkan untuk mempromosikan Como kembali ke Serie A setelah absen selama 21 tahun. Setelah musim comeback pada 2024/2025, Como bersama Cesc Fabregas finis empat besar musim ini dan berhak tampil di Liga Champions. Ini menjadi pencapaian besar bagi klub yang sebelumnya tidak terdengar sama sekali.
Keberadaan Como di Indonesia langsung mengangkat popularitasnya. Klub ini tidak hanya dimiliki oleh pengusaha kaya Tanah Air, tetapi juga pernah menjadi tempat latihan bagi beberapa pemain muda Indonesia melalui program Garuda Select. Karena itu, para penggemar Como di Indonesia sangat antusias untuk memiliki segala macam perlengkapan klub.
Mulai tahun ini, adidas sebagai aparel resmi Como membawa jersey klub berwarna biru khasnya ke Tanah Air. Kebetulan desainer jersey Como adalah Didit Hediprasetyo. Anak Presiden RI Prabowo Subianto ini merancang jersey bersejarah Como yang membawa klub itu ke Liga Champions musim 2025/2026. Menggandeng seniman Golnaz Jabelli, Didit memadukan ketenangan Danau Como dengan marmer Italia dalam pola‑pola abstrak yang menghiasi jersey. Warna putih dipadukan dengan detail biru di lengan, kerah, dan lambang klub, serta celana pendek dan kaus kaki berwarna putih dengan sentuhan biru. Hal tersebut menciptakan kesan elegan dan ringan, mirip suasana tenang layaknya permukaan danau yang menjadi ikon Kota Como.
Jersey itu bisa didapat di gerai resmi adidas Indonesia yang terletak di Grand Indonesia West Mall Lantai 3. Como bahkan diberikan spot khusus di bagian depan sehingga fans bisa melihat langsung jersey klub tersebut. Spot khusus itu hanya sebagian kecil dari transformasi yang dilakukan adidas Indonesia di gerai tersebut. Gerai di Grand Indonesia menjadi toko adidas terbesar di Indonesia.
Sebagai salah satu toko sentral adidas di Indonesia, toko ini memiliki dua lantai dengan luas bersih penjualan sebesar 1.715,40 m². Toko ini hadir dengan misi memberikan pengalaman berbelanja yang lebih lengkap, nyaman, dan inspiratif untuk masyarakat Indonesia. Menggabungkan dua konsep, yaitu Home of Sport yang berfokus pada koleksi Performance, dan The Collection yang berfokus pada koleksi Originals, toko ini memberikan kenyamanan one‑stop shopping experience untuk para pengunjungnya. Toko ini juga menghadirkan berbagai area khusus yang menyediakan produk eksklusif, seperti:
- Y-3 Corner
- Motorsport Corner dengan simulator F1
- Made for You customisation corner
Tertarik ke sana?
Di balik semua perkembangan ini, hubungan Como dengan Indonesia menunjukkan bagaimana kolaborasi antara klub sepakbola, perusahaan, dan merek olahraga dapat memperkuat brand dan menciptakan pengalaman baru bagi penggemar. Dengan jersey yang dirancang oleh desainer Indonesia dan penjualan eksklusif di toko terbesar, fans di Tanah Air kini memiliki akses lebih mudah ke barang resmi klub yang sebelumnya sulit didapat. Ini menandai langkah penting bagi Como dalam memperluas jangkauan globalnya sambil tetap menjaga hubungan kuat dengan komunitas penggemar di Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
