Conte Siap Kembali Memimpin Timnas Italia Setelah Gattuso
Gambar atau konten salah?
Antonio Conte tidak menutup kemungkinan kembali melatih timnas Italia. Setelah Gennaro Gattuso mengundurkan diri karena gagal lolos ke Piala Dunia 2026, posisi pelatih timnas Italia masih kosong.
Conte pernah memimpin Italia pada periode 2014-2016 dan kini menjadi salah satu nama yang sering disebut sebagai kandidat. Ia juga pernah menegur Napoli dan Juventus serta Inter Milan dalam peran sebelumnya.
"Jangan lupa tahun lalu, di tiga bulan terakhir musim, ada pembicaraan di media kalau saya akan meninggalkan Napoli untuk gabung Juventus, kan?" ujar Conte, menanggapi rumor yang mengaitkannya dengan timnas Italia. Ia menegaskan bahwa media harus menulis sesuatu dan nama Conte sudah layak masuk daftar pelatih potensial.
"Media harus menulis sesuatu, dan sudah sepatutnya nama saya muncul sebagai bagian dari daftar itu. Kalau saya Presiden FIGC, saya akan mempertimbangkan diri saya sendiri bersama dengan yang lainnya. Untuk banyak alasan, saya akan menempatkan Conte di daftar itu."
Conte juga menekankan pengalaman dan pengetahuannya tentang lingkungan timnas. "Pada akhirnya, saya sudah pernah bekerja dengan timnas dan saya tahu lingkungannya. Saya tersanjung, karena mewakili negara Anda adalah hal yang luar biasa."
Ia juga mengingatkan bahwa kontraknya di Napoli tinggal satu tahun lagi. "Anda tahu persis kalau kontrak saya di Napoli tinggal satu tahun lagi dan di akhir musim saya akan menemui presiden untuk mendiskusikannya," tambahnya.
Situasi ini menunjukkan bahwa Italia masih mencari pelatih berpengalaman, dan Conte menjadi kandidat potensial berkat rekam jejaknya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
