Cubarsi Tak Gentar Hadapi Mbappe di Semifinal
Gambar atau konten salah?
Pemain belakang tim nasional Spanyol, Pau Cubarsi, mengaku tidak merasa gentar menghadapi bintang Prancis, Kylian Mbappe. Pertemuan kedua negara akan terjadi di babak semifinal Piala Dunia 2026. Laga ini dijadwalkan berlangsung di Dallas Stadium pada hari Rabu, 15 Juni 2026.
Prancis datang dengan catatan ofensif yang tajam. Mereka sudah mencetak 16 gol sepanjang turnamen. Hanya Argentina yang lebih produktif, unggul satu gol dari Les Bleus. Di sisi lain, Spanyol justru memiliki pertahanan paling kokoh. Gawang La Furia Roja baru kebobolan satu gol saja.
Kylian Mbappe menjadi andalan utama Prancis. Penyerang Real Madrid itu sudah mengoleksi delapan gol di Piala Dunia 2026. Jumlah itu membuatnya memuncaki daftar pencetak gol terbanyak bersama Lionel Messi. Mbappe jelas akan menjadi ancaman serius bagi lini belakang Spanyol.
Tapi Cubarsi tidak takut. Pemain berusia 19 tahun ini punya pengalaman berharga menghadapi Mbappe. Ia sudah sering bertemu sang penyerang, baik saat Mbappe masih membela Paris Saint-Germain maupun setelah pindah ke Real Madrid. Total sudah delapan kali Cubarsi berhadapan dengan Mbappe saat memperkuat Barcelona.
Rekornya cukup impresif. Dari delapan pertemuan itu, Barcelona berhasil menang enam kali. Hanya dua pertandingan yang dimenangkan oleh tim Mbappe. Meski begitu, Cubarsi tetap mengakui kualitas lawannya.
"Mbappé? Saya tidak takut. Tidak ada rasa gentar. Tapi semua orang tahu kualitasnya. Bahkan jika dia tidak terlibat dalam pertandingan, dia bisa mengubah jalannya pertandingan dengan aksi cepat. Dia unik, seperti Lamine Yamal. Anda harus tetap waspada selama 90 menit," ujar Cubarsi seperti dikutip dari Diario AS.
Pertandingan ini mempertemukan dua kekuatan yang berbeda. Prancis mengandalkan agresivitas serangan. Spanyol mengandalkan soliditas pertahanan. Keduanya akan saling uji di semifinal Piala Dunia 2026. Pengalaman Cubarsi melawan Mbappe bisa menjadi modal berharga bagi Spanyol untuk meredam salah satu pemain paling berbahaya di dunia saat ini.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
