Dana Rp 37,7 M Siap Perbaiki Dua Jalan Rusak di Denpasar Barat
Gambar atau konten salah?
Pemerintah Kota Denpasar telah mengalokasikan dana sebesar Rp 37,7 miliar untuk proyek perbaikan dua ruas jalan utama. Jalan yang menjadi sasaran adalah Jalan Gunung Tangkuban Perahu dan Jalan Padang Kartika, yang keduanya berada di wilayah Padangsambian, Denpasar Barat. Rencana perbaikan ini dijadwalkan akan mulai dilaksanakan pada bulan Juli 2026.
"Di bulan Juli ini sudah mulai," ujar Kepala Bidang Bina Marga (Kabid BM) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Denpasar, Ida Ayu Trisuci Arnawati, pada Sabtu pagi, 20 Juni 2026. Pernyataan ini memberikan kepastian bagi warga yang selama ini mengeluhkan kondisi jalan yang rusak, retak, dan berlubang.
Jalan Gunung Tangkuban Perahu merupakan jalur yang menghubungkan pusat Kota Denpasar dengan kawasan Kerobokan di Kuta Utara, Kabupaten Badung. Jalan ini sering menjadi sorotan karena kondisinya yang buruk dan dinilai mengganggu kenyamanan pengendara. Menurut Trisuci Arnawati, pekerjaan perbaikan akan mencakup jalan sepanjang 3,3 kilometer di Jalan Gunung Tangkuban Perahu, serta seluruh ruas Jalan Padang Kartika yang juga mengalami kerusakan cukup parah.
Jalan Padang Kartika sendiri berfungsi sebagai akses penghubung menuju Kerobokan, Badung. Berdasarkan pantauan, kondisi jalan di ruas ini tidak seragam. Dari arah Denpasar, atau sisi selatan-timur, terlihat kerusakan yang cukup parah meskipun sudah beberapa kali dilakukan penambalan. Sementara itu, dari arah Kerobokan atau sisi barat yang berbatasan langsung dengan Denpasar, kondisi jalan terlihat lebih mulus hingga ke Jalan Raya Muding yang mengarah ke Jalan Gunung Sanghyang.
Trisuci Arnawati menambahkan, anggaran sebesar Rp 37,7 miliar yang disiapkan tidak hanya digunakan untuk memperbaiki permukaan badan jalan. "Itu juga termasuk drainase dan trotoar yang ada di sepanjang jalan tersebut," jelasnya. Artinya, proyek ini akan mencakup perbaikan sistem saluran air dan fasilitas pejalan kaki di kedua ruas jalan tersebut.
Perbaikan ini diharapkan dapat mengatasi keluhan utama pengguna jalan yang selama ini terganggu oleh lubang dan retakan di permukaan aspal. Dengan dimulainya proyek pada pertengahan tahun depan, warga yang sering melintas di kawasan Padangsambian dan sekitarnya bisa menantikan perbaikan infrastruktur yang lebih layak dan aman.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
