De Zerbi Jadi Manajer Spurs Hindari Zona Merah Inggris
Gambar atau konten salah?
Tottenham Hotspur pernah merasakan gaya bermain yang singkat namun mencolok di bawah pelatih Ange Postecoglou. Gaya itu membuat banyak penggemar terkesan, meski klub sering kebobolan.
Baru saja, Roberto de Zerbi resmi dilantik sebagai manajer baru Tottenham Hotspur untuk lima tahun ke depan. Tugasnya berat: mengangkat klub dari zona merah dan menghindari degradasi.
Perubahan manajer sebelumnya, dari Thomas Frank ke Igor Tudor, tidak membawa pergeseran signifikan. Maka, de Zerbi memutuskan untuk menanamkan identitas permainan yang lebih kuat.
Salah satu langkahnya adalah mengembalikan nuansa permainan era Postecoglou. Ia ingin para pemain menampilkan potensi terbaik dengan gaya yang sudah dikenal.
Era Postecoglou dikenal dengan istilah Angeball, di mana klub berhasil meraih gelar Liga Europa meski finis ke-17 di liga. Namun, gol kebobolan tetap menjadi masalah.
“Saya ingin menguasai bola selama mungkin. Saya ingin melihat lagi Tottenham bermain seperti di musim pertama Postecoglou, di musim kedua saya bersama Brighton, para pemain di sini masih terbawa gaya Postecoglou,” ujar de Zerbi yang dikutip ESPN.
Ia menambahkan, “Mereka jadi salah satu tim yang punya permainan berkualitas. Dengan Pedro Porro, Udogie, Van de Ven, dan Romero. Saya ingin melihat gaya itu lagi.”
Debut de Zerbi akan dihadapi Sunderland di Stadium of Light pada Minggu, 12 April 2026. Pertandingan ini menjadi ujian awal strategi baru klub.
Dengan pengalaman dan visi yang jelas, de Zerbi berharap dapat mengembalikan semangat kompetitif Tottenham Hotspur dan menuntun tim keluar dari zona merah.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
