Derbi Jawa Timur Arema vs Persebaya Tanpa Penonton Pekan April
Gambar atau konten salah?
Derbi Jawa Timur antara Arema FC dan Persebaya Surabaya akan berlangsung tanpa penonton. Meski tidak ada dukungan langsung dari Aremania di stadion, Arema tetap bertekad tampil maksimal.
Peristiwa ini dijadwalkan pada 28 April 2026 pukul 15.30 WIB di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Kedua klub menunggu pertandingan ini dengan penuh harap, mengingat rivalitas yang selalu menimbulkan ketegangan tinggi.
Pelatih Marcos Santos mengakui bahwa kehadiran Aremania menjadi kehilangan bagi tim. Ia berharap laga bisa dimainkan di kandang sendiri agar mendapat dukungan langsung, namun tetap memahami situasi yang ada. “Saya berharap laga ini bisa dimainkan di Stadion Kanjuruhan atau di Gajayana agar dapat dukungan langsung dari Aremania. Namun yang terpenting pemain harus kerja keras dan berjuang sampai menit terakhir. Dari situ saya berharap Aremania bisa terus memberikan dukungan ke pemain meski dari jauh. Tetapi semoga pemain berjuang lebih keras dan bisa buat Aremania senang,” ujar Marcos saat konferensi pers jelang laga.
Gelandang Gustavo Franca menegaskan bahwa seluruh pemain sudah siap secara mental menghadapi tekanan dalam laga ini. Ia menyebut pertandingan melawan Persebaya selalu berlangsung sulit dan penuh emosi. “Saya siap dan sudah tahu bahwa derbi Jatim ini selalu sulit. Tapi para pemain sudah siap mental, semua sudah siap. Semoga kita besok bisa bermain bagus,” kata Franca.
Franca juga mengakui bahwa kehadiran Aremania biasanya memberikan motivasi tambahan bagi tim. Meski kali ini harus bermain tanpa dukungan langsung, para pemain tetap berkomitmen memberikan penampilan terbaik. “Jadi sulit karena saya mau seperti saat lawan Persib Bandung, Aremania hadir di stadion. Jadi kalau Aremania bisa datang itu bagus bisa memberikan motivasi tapi sayangnya tidak bisa hadir. Tapi yang penting pemain sudah siap untuk berjuang keras semoga kita bisa bermain bagus dan memberikan yang terbaik untuk Aremania,” pungkasnya.
Derbi ini menandai persaingan sengit antara dua klub terbesar di Jawa Timur. Tanpa penonton, tekanan psikologis berkurang, namun pemain harus lebih fokus pada strategi dan ketahanan. Kesiapan mental, dukungan dari pelatih, dan semangat juang menjadi kunci utama bagi Arema untuk meraih hasil maksimal di laga ini.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
