Derby Iberia di 16 Besar Piala Dunia
Gambar atau konten salah?
Portugal dan Spanyol akan bertemu di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Laga ini digelar di Stadion AT&T, Amerika Serikat, pada Selasa, 07 Juli 2026, pukul 02.00 WIB. Pertandingan bisa disaksikan secara langsung di TVRI serta melalui layanan streaming FolaPlay dan MAXStream.
Derby Iberia ini diprediksi berjalan ketat. Kedua tim memiliki sejarah rivalitas panjang di berbagai kompetisi internasional. Skuad mereka juga dihuni pemain-pemain bintang.
Portugal lolos setelah mengalahkan Kroasia 2-1 di babak sebelumnya. Dua gol kemenangan dicetak oleh Cristiano Ronaldo dan Goncalo Ramos. Kemenangan itu menjadi modal berharga bagi tim asuhan Roberto Martinez. Mereka ingin mengulang hasil positif saat mengalahkan Spanyol di final UEFA Nations League 2025.
Spanyol sendiri tampil meyakinkan saat menyingkirkan Austria dengan skor 3-0. La Furia Roja mendominasi pertandingan melalui permainan umpan pendek dan penguasaan bola yang menjadi ciri khas mereka.
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente mengatakan timnya sudah mempelajari kekuatan dan kelemahan Portugal. Menurutnya, pertandingan sebesar ini akan ditentukan oleh detail-detail kecil di lapangan.
"Detail-detail kecil akan membuat perbedaan besar besok, jadi semakin kita mengenal lawan, semakin baik kita nantinya. Kita ingin mengenal mereka dengan sangat baik dan sangat menyadari kekuatan mereka, yang mereka miliki banyak, dan kelemahan mereka, yang dimiliki setiap tim," ujar de la Fuente.
De la Fuente juga menekankan pentingnya mengendalikan jalannya pertandingan. Sebab, kesalahan sekecil apa pun bisa berakibat fatal di fase gugur.
"Ini adalah pertandingan sistem gugur dan kita harus bermain sebaik mungkin untuk meraih kemenangan dan itulah yang akan kita lakukan dan tidak membiarkan lawan mengendalikan permainan," lanjutnya.
Pertandingan Portugal vs Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia 2026 akan menjadi ujian bagi kedua tim. Portugal datang dengan modal kemenangan atas Kroasia dan rekor positif di Nations League. Sementara Spanyol menunjukkan performa dominan saat mengalahkan Austria. Kedua tim sama-sama percaya diri, tetapi de la Fuente mengingatkan bahwa detail kecil bisa menjadi penentu di laga sistem gugur.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
