Deschamps Pilih Skuad Final Prancis untuk Piala Dunia 2026
Gambar atau konten salah?
Jakarta – Timnas Prancis telah mengumumkan daftar pemain akhir yang akan bertanding di Piala Dunia 2026. Didier Deschamps mengaku merasa lega meski harus memilih dari banyak pilihan di lini depan.
Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Tuan rumahnya adalah Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Prancis sudah menyiapkan skuad resmi untuk turnamen tersebut.
Di lini depan, Prancis memiliki stok pemain seperti Kylian Mbappé, Desire Doue, Rayan Cherki, Ousmane Dembélé, dan Marcus Thuram. Deschamps menegaskan bahwa ia tidak bisa memanfaatkan semua pemain top sekaligus.
“Kami tidak akan bisa memainkan mereka semua,” kata Deschamps seperti dikabarkan oleh situs FIFA. “Ada banyak potensi menjanjikan, tetapi kami membutuhkan chemistry yang tepat, tanpa membiarkan ego individu menjadi penghalang. Kami butuh keseimbangan, dan yang terpenting, keselarasan serta kemitraan antar‑pemain,” tambahnya.
Prancis ditempatkan di Grup I bersama Senegal, Irak, dan Norwegia. Mereka akan memulai perjalanan di Piala Dunia dengan pertandingan melawan Senegal. Pertandingan pertama akan berlangsung di Stadion MetLife pada 16 Juni 2026.
Dengan banyak pilihan di lini serang, Deschamps membuka persaingan terbuka untuk menentukan siapa yang akan mengisi posisi penting. Keputusan akhir akan mempengaruhi strategi tim di grup yang kompetitif.
Turnamen ini menjadi ajang bagi pemain muda dan veteran untuk menunjukkan kemampuan mereka di panggung dunia. Persiapan matang dan kebersamaan tim menjadi kunci kesuksesan di kompetisi yang sangat dinantikan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
