Dino Sani, Pemain 1958 Piala Dunia Tertua, Berusia 94 Tahun
Gambar atau konten salah?
Brasil meraih gelar juara Piala Dunia pertama pada Piala Dunia 1958. Dari 22 pemain skuad kemenangan itu, hanya empat yang masih hidup sampai sekarang. Di antara mereka, Dino Sani menjadi yang paling tua.
Dino Sani lahir pada 23 Mei 1932 dan kini berusia 94 tahun. Ia bermain sebagai gelandang pada Piala Dunia 1958, ketika berusia 26 tahun. Dalam dua pertandingan pertama Brasil melawan Austria (3‑0) dan Inggris (0‑0), Sani mengalami cedera dan digantikan oleh Zito.
Karier profesionalnya berakhir pada 1968. Setelah pensiun, ia melanjutkan sebagai pelatih selama periode 1969‑1992. Selama masa itu, ia menumbuhkan bakat muda dan mengembangkan strategi permainan.
Selain prestasi di level internasional, Sani juga dikenal sebagai mantan pemain AC Milan. Ia membantu klub tersebut memenangkan Serie A pada 1962 dan European Cup (Liga Champions) pada 1963. Pencapaian ini menambah namanya sebagai legenda sepak bola.
Berikut daftar pemain Piala Dunia tertua yang masih hidup:
- 1. Dino Sani (Brasil 1958): 94 tahun
- 2. Pepe (Brasil 1958): 90 tahun
- 3. Terry Paine (Inggris 1966): 90 tahun
- 4. Moacir (Brasil 1958): 89 tahun
- 5. Mazzola (Brasil 1958): 87 tahun
Keberadaan mereka menjadi saksi hidup atas sejarah Piala Dunia yang dimulai sejak 1930. Semua juara sebelum edisi 1954 telah wafat, sehingga pemain 1958 masih menjadi satu-satunya yang hidup. Kehidupan panjang Dino Sani dan rekan-rekannya menegaskan betapa lama dampak kemenangan tersebut tetap terasa dalam dunia sepak bola.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
