DPR Kunjungi BEI, Pasar Saham Turun 3,08% Tengah Volatilitas

Bima J. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 85 dibaca
Bisik.id
DPR Kunjungi BEI, Pasar Saham Turun 3,08% Tengah Volatilitas

Gambar atau konten salah?

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengunjungi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari Selasa, 19 Mei 2026, untuk menilai kondisi pasar modal. Delegasi tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad dan didampingi oleh beberapa tokoh penting. CEO Danantara Rosan Roeslani, Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria, dan Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi turut hadir.

Pasar saham mengalami fluktuasi tajam. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menurun drastis menjadi 6.396,26 atau turun 3,08 % menurut data RTI Business. Namun, di kemudian hari, indeks tersebut sedikit memulihkan diri, mencapai 6.635,12. Pergerakan ini menandakan ketidakpastian di pasar.

Nilai tukar rupiah juga terpengaruh. Rupiah melemah melawan dolar AS, menembus level psikologis baru yaitu Rp 17.700 per US$, turun 0,34 %. Penurunan ini menambah tekanan pada investor domestik.

Dalam kunjungan tersebut, Dasco menegaskan bahwa meski pasar sedang turun, masyarakat tetap harus optimis. Ia menambahkan, “Kita kan harus optimis, optimis terus,” ungkap Dasco, Selasa (19 Mei 2026). Pemerintah juga berjanji akan melindungi ribuan investor yang menanamkan modalnya di IHSG.

Beberapa pihak berpendapat bahwa penurunan rupiah dan IHSG sejak pekan lalu tidak menunjukkan adanya krisis ekonomi. DPR menegaskan bahwa situasi ini tidak sebanding dengan krisis moneter pada tahun 1998.

Di sisi lain, berita lain datang dari Kalimantan. Satgas PPKPT Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak tengah menyelidiki dugaan kasus deepfake vulgar. Pelaku bernama RY, mahasiswa Program Studi Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Tanjungpura, menggunakan gambar sembilan temannya untuk membuat konten deepfake yang bersifat vulgar. Kasus ini sedang dibongkar oleh pihak berwenang.

Tak berhenti di situ, musisi muda asal Jakarta Selatan, Farrel Hilal, akan mengunjungi BEI pada sore hari. Ia akan memperkenalkan karya viralnya berjudul “Keliling” dan menceritakan sedikit tentang album terbarunya yang akan dirilis dalam waktu dekat. Farrel, lahir pada tahun 2000-an, berharap dapat menginspirasi banyak orang melalui karya musiknya yang dipengaruhi oleh lingkungan tempat ia tumbuh serta gaya visual Gen Z yang tenang dan hangat.

Berbagai peristiwa ini menunjukkan dinamika ekonomi dan sosial di Indonesia. Pasar modal masih menunjukkan volatilitas, namun pemerintah berusaha menjaga kepercayaan investor. Sementara itu, kasus deepfake menyoroti tantangan keamanan digital di kalangan mahasiswa, dan karya seni musik Farrel menambah warna dalam budaya pop generasi muda. Semua peristiwa ini menegaskan bahwa Indonesia masih berada di tengah perubahan, di mana kebijakan, teknologi, dan kreativitas saling berinteraksi dalam membentuk masa depan.

DPRBEIIHSGRupiahdeepfakeFarrel HilalPasar modal

Komentar

Memuat komentar...