Dua Remaja Wonosobo Ditemukan Tewas di Gunung Bismo
Gambar atau konten salah?
Dua remaja asal Wonosobo ditemukan tewas setelah hampir dua pekan hilang di Gunung Bismo. Mereka adalah Arifin Nurohmat (18) dan Yufaidin (15), warga Desa Krinjing, Kecamatan Watumalang. Keduanya diketahui mendaki gunung tersebut pada Selasa, 30 Juni 2026.
Jenazah mereka akhirnya ditemukan oleh relawan dan tim dari Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung Wanadri. Lokasi penemuan berada di lembah sekitar Curug Tiga. Peristiwa itu terjadi pada Minggu, 12 Juli, sekitar pukul 13.00 WIB.
Kepala BPBD Wonosobo, Sumekto Hendro, menjelaskan bahwa operasi pencarian sebenarnya sudah dihentikan sehari sebelumnya, pada Sabtu, 11 Juli. Namun tim Wanadri tetap turun ke area curug dan berhasil menemukan kedua korban.
"Sebenarnya operasi pencarian sudah ditutup pada Sabtu (11/7) namun tim dari Wanadri berhasil turun ke curug tersebut dan menemukan kedua korban," kata Sumekto melalui sambungan telepon pada Senin, 13 Juli.
Setelah lokasi korban diketahui, para relawan kembali naik ke gunung untuk melakukan evakuasi. Proses evakuasi berlangsung lama hingga malam hari. Medan yang sulit menjadi penyebab utamanya. Kedalaman lokasi mencapai sekitar 200 meter. Hutan di sekitarnya masih sangat rapat.
"Itu kedalamannya kira-kira sekitar 200 meter. Kondisi hutan juga masih rapat. Berhasil dievakuasi tadi malam," ujar Sumekto.
Sumekto menduga kedua korban sudah meninggal cukup lama saat ditemukan. Jarak antara kedua jenazah cukup berjauhan. "Dugannya sudah meninggal lama. Ditemukannya agak berjauhan satu sama lain," tuturnya.
Setelah dievakuasi, jenazah dibawa ke rumah sakit untuk disucikan. Kemudian dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. Sumekto menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang membantu pencarian. "Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh relawan yang datang, warga sekitar, tim dari Wanadri dan Basarnas yang membantu melakukan upaya pencarian selama ini," tutup Sumekto.
Operasi pencarian yang sempat dihentikan ternyata membuahkan hasil berkat kegigihan tim Wanadri. Medan ekstrem dengan kedalaman 200 meter dan hutan rapat menjadi tantangan utama dalam evakuasi. Kedua remaja ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dan berada di lokasi yang saling berjauhan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
