Kebakaran Hanguskan Rumah Dua Lantai di Semarang
Gambar atau konten salah?
Sebuah rumah dua lantai di Jalan Wonodri Kopen III, Kelurahan Wonodri, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, hangus terbakar pada Sabtu malam, 11 Juli 2026. Separuh bangunan ludes dilalap api. Akibatnya, penghuni rumah terpaksa mengungsi dan menumpang tinggal di rumah kerabat.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh tetangga sekitar pukul 19.15 WIB. Saat itu, rumah dalam keadaan kosong. Seluruh penghuni sedang pergi. Tommy (26), pemilik rumah, menceritakan kejadian tersebut saat ditemui di lokasi pada Minggu, 12 Juli 2026.
"Saya lagi keluar sama ibu. Dibilangin ada kebakaran. Kronologi awalnya itu titik pusat apinya ada di bagian dekat jendela lantai dua," kata Tommy.
Ia melanjutkan, "Karena di rumah nggak ada orang, yang pertama tahu justru tetangga, terus langsung menghubungi Damkar."
Petugas pemadam kebakaran tiba sekitar 10 menit setelah menerima laporan. Namun, saat armada datang, api sudah membesar. "Yang terbakar sekitar 50 persen. Titiknya dari lantai dua, terus langsung merembet ke bawah," jelas Tommy.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Kerugian terbesar berasal dari bangunan yang rusak. Keluarga Tommy yang beranggotakan lima orang belum bisa kembali menempati rumah mereka. Kini, mereka menumpang di rumah kerabat.
"Kalau sekarang tidurnya masih menumpang. Harapannya ada bantuan juga dari pemerintah. Kemarin sudah didata dan dari BPBD juga sudah dapat bantuan selimut sama karpet," ujar Tommy.
Ia juga mengapresiasi respons cepat petugas. "Kalau dari Damkar sama BPBD bagus, responsif. Pemadamannya juga cepat, nggak ada kendala, 15 menit sudah selesai dipadamkan," lanjutnya.
Kabid Operasional dan Penyelamatan Damkar Kota Semarang, Tantri Pradono, menyebut sebanyak 15 personel dikerahkan ke lokasi dengan tiga unit armada Damkar. "Petugas tiba sekitar pukul 19.25 WIB dan langsung melakukan penyemprotan serta pembatasan agar api tidak merambat ke rumah di sekitarnya," ucapnya melalui pesan singkat.
Api berhasil dikendalikan pada pukul 19.40 WIB. Proses pendinginan berlangsung hingga api dinyatakan padam sepenuhnya sekitar pukul 20.30 WIB. "Luas bangunan yang terbakar mencapai sekitar 10 x 14 meter pada bangunan dua lantai. Tidak ada korban jiwa, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 100 juta," ungkap Tantri.
Di lokasi kejadian, warga tampak bergotong royong membersihkan puing-puing sisa kebakaran. Rumah dua lantai itu kini menyisakan struktur yang hangus. Kebakaran ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap bahaya api, terutama saat rumah ditinggalkan kosong. Respons cepat dari petugas pemadam kebakaran dan BPBD setidaknya mencegah api menjalar ke rumah-rumah tetangga di sekitarnya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
