Duta Besar Prancis Kunjungi Pos Pengamatan Merapi di Magelang
Gambar atau konten salah?
Fabien Penone, Duta Besar Prancis untuk Indonesia, mengunjungi Pos Pengamatan Gunung Merapi Babadan di Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang. Kunjungan ini bertujuan memperkuat hubungan bilateral, khususnya di bidang sains dan penelitian.
Di samping Penone, rombongan disertai oleh CEO Institut de Recherche pour le Développement (IRD), Valerie Verdier. Kedatangan di Babadan disambut hangat oleh Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Siti Sumilah Rita Susilawati, serta Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Teknologi (BPPTKG), Agus Budi Santoso.
Setelah tiba di pos, Penone sempat menikmati pemandangan Gunung Merapi. Cuaca cerah membuat visual gunung aktif itu terlihat jelas. Rombongan berfoto di depan gunung, lalu masuk ke dalam bunker pemantau, tempat pengaman saat erupsi. “Kami sedang memperkuat hubungan antara Prancis dan Indonesia, khususnya di bidang sains dan penelitian. Kami memiliki kerja sama yang sudah berlangsung lama antara Prancis dan Indonesia dalam bidang vulkanologi. Jadi, saya ingin berada di sini bersama Presiden dan CEO IRD untuk melihat kolaborasi kami,” kata Fabien Penone kepada wartawan di Pos Pengamatan Gunung Merapi Babadan, Sabtu (6/6/2026).
Penone menambahkan bahwa kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama yang telah disusun oleh Presiden RI Prabowo Subianto dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. “Presiden Prabowo baru-baru ini berada di Prancis. Beliau melakukan kunjungan kenegaraan dan bersama Presiden Macron. Mereka menyepakati deklarasi bersama untuk memperkuat kerja sama kita di bidang pendidikan, penelitian, dan mobilitas,” sambungnya.
Penone juga mengungkapkan kesan pribadi terhadap keindahan lokasi. “Dan bagi saya, penting untuk datang ke sini. Ini lokasi yang indah, sangat mengesankan. Jadi, sangat senang bisa berada di sini hari ini,” ujarnya.
Valerie Verdier menyatakan kebahagiaan berada di Pos Pengamatan Gunung Merapi Babadan. “Kami telah menandatangani perjanjian dengan Pusat Vulkanologi. Dan ini untuk memperkuat kolaborasi kami. Jadi, sejak tahun 2010, kami juga telah berinvestasi dalam peralatan bersama rekan-rekan kami, untuk melakukan pengawasan dan pemodelan dari Merapi,” katanya.
Siti Sumilah Rita Susilawati menyoroti sejarah panjang kerja sama Indonesia‑Prancis. “Dalam merayakan 50 tahunnya ini, Pak Dubes berkenan untuk mengunjungi beberapa di antaranya juga termasuk Merapi ini. Kenapa? Karena sejak lama kita memiliki kerja sama terkait pengembangan gunung api juga kebencanaan geologi dengan Prancis,” katanya.
Ia menjelaskan alasan pemilihan Merapi sebagai lokasi. “Karena Gunung Merapi itu satu dekat. Kemudian gunung sangat aktif dan bagus. Kalau ke tempat lain ada gunung api di Maluku lebih jauh jaraknya. Kalau di sini dekat, kemudian gunungnya memang sangat aktif kan Merapi,” tambahnya.
Menurut Siti Sumilah, kolaborasi ini sangat penting mengingat banyak ilmuwan dari Badan Geologi Indonesia yang memiliki latar belakang pendidikan di Prancis. “Jadi banyak juga para scientist dari Badan Geologi itu lulusan Prancis, belajarnya di Prancis, gunung api. Sementara di Indonesia kita punya banyak sekali gunung. Nah tentu kerja sama ini jadi nanti sama-sama kita menyediakan laboratorium alam dengan begitu banyak gunung, punya pos pengamatan, data yang banyak. Sementara Prancis dengan ahlinya itu jadi kita bisa bekerja sama mengeksplor lebih banyak lagi,” imbuhnya.
Dengan kunjungan ini, kedua negara menegaskan komitmen mereka terhadap penelitian vulkanologi dan mitigasi bencana. Kegiatan ini menyoroti sejarah panjang kerja sama, mulai dari perjanjian 2010 hingga 50 tahun kolaborasi yang terus berkembang. Kunjungan Penone dan Verdier di Babadan menjadi contoh konkret bagaimana hubungan ilmiah dapat memperkuat hubungan diplomatik dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana alam.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Sepeda Motor Vario Hilang di Halaman SMAN 1 Ceper, Klaten
Kirab 1 Suro 2026 di Solo: Polresta Siapkan 540 Personil
Menteri Agama Kunjungi Pondok Pesantren Girikusumo Demak
Kebakaran Hutan di Kalimantan Tertangkap, 3 Warga Kena Sakit
SPMB Solo Terdapat Situs Palsu .com, Wali Kota Tidak Sesuai
Jawa Tengah Tambah Pelajaran Koperasi di Semua Sekolah 2026
Berita Terbaru
Operasi Patuh Lodaya 2026: Polda Jabar Terapkan ETLE
Inter Milan Target Marco Palestra, Harga 50 Juta Euro
Taylor Swift & Travis Kelce: Pernikahan Rahasia 3 Juli
Mahasiswa Tolak Berjabat Tangan Gubernur Sulawesi Tengah
Purbaya: Sell Indonesia Bukan Krisis Fiskal, Ekonomi Tetap Kuat
BPOM Luncurkan Regulasi, Pengawasan Gula Minuman Ketat
Ube Matcha Jadi Hits di Kafe Spesialis Jakarta 2025
