EFA Perpanjang Kontrak Hossam Hassan Empat Tahun
Gambar atau konten salah?
Kairo — Federasi Sepak Bola Mesir (EFA) bergerak cepat setelah tim nasional mereka tersingkir dari Piala Dunia 2026. Kontrak pelatih Hossam Hassan resmi diperpanjang untuk empat tahun ke depan.
Langkah Mesir di turnamen terhenti di babak 16 besar pada Selasa, 07 Juli 2026. Tim berjuluk The Pharaohs itu sempat unggul 2-0 hingga menit ke-79, namun akhirnya harus mengakui keunggulan Argentina dengan skor 2-3 setelah lawan berhasil membalikkan keadaan.
Nama Hossam Hassan menjadi sorotan usai pertandingan. Kamera merekam pelatih berusia 59 tahun itu meluapkan kemarahannya terhadap keputusan wasit. Ia bahkan menuduh Argentina mendapat bantuan dari wasit dan FIFA untuk mengalahkan Mesir.
Meskipun timnya sudah tersingkir, EFA tetap menghargai perjuangan yang telah dilakukan Hossam Hassan. Keputusan perpanjangan kontrak diumumkan pada Kamis, 09 Juli 2026 dini hari WIB.
"Presiden EFA Hany Abo Rida mengumumkan bahwa dewan direksi federasi telah menyetujui perpanjangan kontrak untuk pelatih tim nasional Mesir, Hossam Hassan, dan direktur tim, Ibrahim Hassan," demikian bunyi pernyataan resmi dari EFA.
Dengan perpanjangan kontrak ini, Hossam Hassan berpeluang kembali memimpin Mesir di Piala Dunia 2030 — jika ia berhasil membawa timnya lolos kualifikasi.
Hossam Hassan menjabat sebagai pelatih Timnas Mesir sejak Februari 2024. Pada tahun 2025, ia membawa Mohamed Salah dan kawan-kawan melaju hingga babak semifinal Piala Afrika.
Piala Dunia 2026 menjadi pencapaian terbesar dalam karier kepelatihan Hossam Hassan. Mantan pelatih Al Masry itu berhasil membawa Mesir meraih kemenangan pertama mereka sepanjang sejarah keikutsertaan di Piala Dunia. Ia juga mengantarkan negaranya lolos ke fase gugur untuk pertama kalinya, tepatnya hingga babak 16 besar.
Keputusan EFA memperpanjang kontrak Hossam Hassan menunjukkan bahwa federasi masih percaya pada kemampuannya, meskipun ada kontroversi usai laga melawan Argentina. Target berikutnya jelas: membawa Mesir kembali ke panggung Piala Dunia pada edisi 2030.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
