Eksodus Staf City: Guardiola, Lijnders, Toure Resmi Mundur
Gambar atau konten salah?
Eksodus staf pelatih Manchester City berlanjut setelah Pep Guardiola mengundurkan diri. Sebagai bagian dari pergantian, Pep Lijnders dan Kolo Toure juga memutuskan untuk meninggalkan klub.
Menurut situs resmi klub, lima staf pelatih yang akan keluar adalah Pep Lijnders, Kolo Toure, Lorenzo Buenaventura, Manel Estiarte, dan Xabi Mancisidor. Lijnders dan Toure berperan sebagai asisten utama sejak awal musim ini.
Buenaventura bertugas sebagai pelatih fisik, sedangkan Estiarte membantu tim utama. Xabi Mancisidor telah menjadi kepala pelatih kiper sejak era Manuel Pellegrini pada 2013, dan tetap bersama klub sejak saat itu.
“Semua orang di Man City berterima kasih atas dedikasi kelima pelatih tersebut, sekaligus mendoakan yang terbaik untuk masa depan mereka,” ujar pernyataan resmi klub.
Dengan kepergian kelima asisten, peluang Enzo Maresca menjadi pengganti Guardiola semakin nyata. Maresca, yang baru saja dipecat dari Chelsea, kini menjadi kandidat utama bagi posisi tersebut.
Peristiwa ini menandai akhir era Guardiola di Manchester City dan membuka pintu bagi perubahan kepemimpinan di klub.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
