Elkan Baggott Kembali ke Garuda, Siap Hadapi Saint Kitts
Gambar atau konten salah?
Elkan Baggott kembali mendampingi pelatih John Herdman dalam konferensi pers menjelang duel melawan Saint Kitts & Nevis. Pesan khusus dari Herdman diyakini menjadi alasan utama mengapa Baggott kembali ke Skuad Garuda.
Selama era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, Baggott tidak memenuhi panggilan Timnas. Ia terakhir mengenakan seragam Merah Putih pada Piala Asia 2023 di bulan Januari 2024. Sebelum itu, ia sempat dipanggil oleh Timnas Indonesia U-23 untuk laga playoff Olimpiade 2024, namun tidak hadir karena sudah memiliki rencana sebelumnya.
Setelah Herdman memulai masa kepelatihan, Baggott kembali mendapat panggilan. Pemain berusia 23 tahun tiba di Indonesia untuk bertanding dalam FIFA Series pada 27-30 Maret 2026. Indonesia dijadwalkan melawan Saint Kitts & Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Jumat 27 Maret 2026 malam WIB.
Baggott mengaku sudah tidak sabar untuk kembali bermain di hadapan ribuan pendukung Indonesia. “Ya, halo. Pertama-tama, saya ingin menyampaikan bahwa saya sangat antusias bisa kembali dan membela negara saya lagi,” ujarnya di sesi jumpa pers di SUGBK, Kamis 26 Maret 2026. Ia menambahkan, “Hanya ada satu pesan dari pelatih John; ia membawa energi segar serta semangat tim kepada kami, dan kami sangat antusias untuk bermain di hadapan kalian semua.”
Selama berseragam Indonesia, Baggott telah mencatatkan 24 penampilan (caps) dan memberikan kontribusi dua gol untuk Skuad Garuda.
Keputusan Baggott menandai kebangkitan kembali pemain yang sebelumnya tidak terlibat. Peran ia diharapkan memperkuat lini depan Garuda menjelang pertandingan penting ini.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
