Elkan Baggott, Pemain Tinggi, Kembali Fokus Timnas Indonesia

Dewi M. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 115 dibaca
Bisik.id
Elkan Baggott, Pemain Tinggi, Kembali Fokus Timnas Indonesia

Gambar atau konten salah?

Elkan Baggott kembali menjadi sorotan ketika John Herdman, mantan pelatih Timnas Kanada, mengangkat nama pemain bertahan dari Ipswich Town untuk menambah skuad Timnas Indonesia menjelang FIFA Series 2026. Dalam sebuah pertemuan, Herdman menertawakan alasan Elkan kembali dipanggil setelah dua tahun tidak aktif. Ia menyebut, “postur jangkung Elkan jadi salah satu alasannya.”

Menurut data Transfermarkt, tinggi Elkan saat ini tercatat 196 cm, menjadikannya salah satu pemain tertinggi di timnas Indonesia. Pada saat PSSI memperkenalkan Elkan pada tahun 2021, ia berusia 18 tahun dan memiliki postur 194 cm. Lima tahun kemudian, profilnya menunjukkan peningkatan 2 cm, menempuh panjang 2 meter total.

Elkan William Tio Baggott lahir pada 23 Oktober 2002 di Bangkok, Thailand. Ia memiliki darah Indonesia dari ibu dan darah Inggris dari ayah. Rata‑rata tinggi pria di Inggris berkisar 178,21 cm, sehingga faktor genetika ayah berperan dalam tinggi Elkan.

Jurnal yang dipublikasikan di MedlinePlus Amerika Serikat menyatakan bahwa sekitar 80 persen tinggi badan seseorang ditentukan oleh variasi urutan DNA yang diwarisi. Namun, gen yang mengalami perubahan dan mekanisme pengaruhnya masih belum sepenuhnya dipahami. Untuk kebanyakan individu, tinggi badan dikendalikan oleh kombinasi varian genetik yang masing-masing memiliki efek moderat, ditambah kontribusi kecil dari faktor lingkungan seperti nutrisi.

Elkan masih menunjukkan pertumbuhan tinggi pada usia dewasa. Peningkatan 2 cm dalam lima tahun terakhir menandakan bahwa tubuhnya masih responsif terhadap faktor-faktor pertumbuhan.

Dengan postur hampir dua meter, Elkan memiliki keunggulan dalam menaklukkan bola udara. Ia mencetak dua gol penting saat melawan Malaysia di AFF 2020 dan melawan Taiwan di Kualifikasi Piala Asia U-23.

Keputusan Herdman menekankan pentingnya dimensi fisik dalam strategi tim nasional. Elkan menjadi contoh bagaimana kombinasi genetika, nutrisi, dan pelatihan dapat menghasilkan pemain bertahan yang mampu menonjol di kancah internasional.

Secara keseluruhan, Elkan Baggott menunjukkan bahwa tinggi badan bukan sekadar statistik, melainkan aset yang dapat meningkatkan performa di lapangan. Perpaduan latar belakang multikultural dan perkembangan fisik yang konsisten menjadikannya pemain yang menarik bagi seleksi Indonesia menjelang kompetisi besar.

Elkan BaggottTimnas Indonesiatinggi badangenetikaJohn HerdmanFIFA Series 2026AFF 2020

Komentar

Memuat komentar...