Empat Kemenangan Awal Chelsea, Lima Kekalahan Beruntun di Liga
Gambar atau konten salah?
Chelsea memulai musim 2025/2026 di Premier League dengan semangat tinggi di bawah pelatih baru, Liam Rosenior. Empat pertandingan pertama berakhir dengan kemenangan, menandai debut yang kuat bagi The Blues. Pertandingan pertama melawan Brentford berakhir 2-0, diikuti kemenangan 3-1 atas Crystal Palace, 3-2 atas West Ham United, dan 3-1 atas Wolverhampton Wanderers.
Keberhasilan awal ini menimbulkan harapan bahwa Chelsea kembali menjadi pesaing serius di papan atas. Namun, momentum tersebut segera hilang. Pada 10 Februari 2026, hasil imbang 2-2 melawan Leeds United menandai perubahan pola. Hasil berikutnya, 1-1 seri dengan Burnley FC, menunjukkan ketidakstabilan.
Setelah itu, Chelsea mengalami kekalahan pertama di tanggal 4 Maret 2026 saat menghadapi Arsenal, 2-1. Sementara itu, kemenangan 4-1 atas Aston Villa di 9 Maret 2026 tidak menandai perubahan signifikan. Kelanjutan musim menampilkan serangkaian kekalahan: 1-0 kalah dari Newcastle United (21 Maret 2026), 0-3 kalah dari Everton FC (12 April 2026), 0-3 kalah dari Manchester City (18 April 2026), 0-1 kalah dari Manchester United (21 April 2026), dan 0-3 kalah dari Brighton & Hove Albion (21 April 2026).
Secara keseluruhan, Chelsea mengalami penurunan tajam. Dari empat kemenangan beruntun pada awal era Liam Rosenior, mereka kini terjerat dalam lima kekalahan beruntun di Premier League. Performa ini menandai perubahan drastis dalam waktu singkat, mengubah Chelsea dari tim yang menaklukkan lawan menjadi tim yang kesulitan mempertahankan konsistensi.
Berikut daftar lengkap hasil pertandingan Chelsea di musim ini:
- 17 Januari 2026 – Chelsea 2-0 Brentford (Kemenangan)
- 25 Januari 2026 – Crystal Palace 1-3 Chelsea (Kemenangan)
- 31 Januari 2026 – Chelsea 3-2 West Ham United (Kemenangan)
- 7 Februari 2026 – Wolverhampton Wanderers 1-3 Chelsea (Kemenangan)
- 10 Februari 2026 – Chelsea 2-2 Leeds United (Seri)
- 21 Februari 2026 – Chelsea 1-1 Burnley (Seri)
- 4 Maret 2026 – Arsenal 2-1 Chelsea (Kekalahan)
- 9 Maret 2026 – Aston Villa 1-4 Chelsea (Kemenangan)
- 14 Maret 2026 – Chelsea 0-1 Newcastle United (Kekalahan)
- 21 Maret 2026 – Everton 3-0 Chelsea (Kekalahan)
- 12 April 2026 – Chelsea 0-3 Manchester City (Kekalahan)
- 18 April 2026 – Chelsea 0-1 Manchester United (Kekalahan)
- 21 April 2026 – Brighton & Hove Albion 3-0 Chelsea (Kekalahan)
Perubahan drastis ini menyoroti ketidakpastian dalam performa tim. Chelsea harus menyesuaikan strategi dan memperbaiki konsistensi agar dapat kembali bersaing di level tertinggi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
