Erina Gudono Raih Gelar Master di UPenn, IPK 4,00 Sukses

Ningsih R. · 3 min baca · 1 bulan lalu · 78 dibaca
Bisik.id
Erina Gudono Raih Gelar Master di UPenn, IPK 4,00 Sukses

Gambar atau konten salah?

Erina Gudono, menantu Presiden Republik Indonesia ke‑7 Joko Widodo, baru saja meraih gelar Master of Science dari University of Pennsylvania, Amerika Serikat. Ia menyelesaikan studinya dengan nilai sempurna, IPK 4,00, di program Nonprofit Leadership School of Social Policy and Practice di UPenn.

Berita tersebut ia bagikan lewat unggahan Instagram pada hari Minggu, 24 Mei 2026. Dalam pos tersebut, Erina mengekspresikan rasa syukur atas perjalanan akademik yang ia jalani di AS.

Alhamdulillah I completed my first master's degree at University of Pennsylvania, and my intern work at UNESCO. But the greatest joy of that journey was becoming Bebingah's mother.. carrying her, welcoming her into the world, and raising her in the middle of my studies (Alhamdulillah saya telah menyelesaikan gelar magister pertama di Universitas Pennsylvania dan magang di UNESCO. Akan tetapi, kebahagiaan dari perjalanan tersebut adalah menjadi ibu Bebingah... menggendongnya, menyambutnya hadir ke dunia, dan membesarkannya di tengah studi saya,” jelasnya melalui unggahan Instagram pada Minggu, 24 Mei 2026.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada suaminya, Kaesang Pangarep, yang ia sebut sebagai pendukung terbesar sejak awal perjalanannya menempuh pendidikan.

My husband is my greatest supporter from day 1, and I truly could never say enough thank you for him. None of this would have been possible without the endless love and support of my husband, family, and friends who carried me through every exhausting and beautiful moment (Suami saya adalah pendukung terbaik sejak hari pertama dan saya sungguh tidak akan cukup berterima kasih kepadanya). Semua ini tidak akan terwujud tanpa cinta dan dukungan tak terhingga dari suami, keluarga, dan teman-teman yang menemani saya melewati setiap momen melelahkan dan indah,” ungkap ibunda Bebingah Sang Tansahayu itu.

Prestasi Erina menarik perhatian karena University of Pennsylvania termasuk salah satu kampus elit di Amerika Serikat. Universitas tersebut masuk dalam kelompok kampus paling prestisius di AS, yang dikenal dengan sebutan “Ivy League”.

Kelompok ini terdiri dari kampus swasta, seperti Harvard, Yale, Princeton, Columbia, Brown, Dartmouth, dan UPenn. Cornell sedikit berbeda karena merupakan campuran universitas negeri dan swasta, dengan beberapa fakultasnya didanai oleh negara bagian New York.

UPenn didirikan pada 1740-an oleh Benjamin Franklin, salah satu tokoh pendiri Amerika Serikat. Kampus ini dikenal karena reputasinya yang kuat dalam bidang bisnis, politik, teknologi, dan riset medis. Salah satu magnet utamanya adalah Wharton School, sekolah bisnis tertua di dunia yang berdiri sejak 1881.

Wharton didirikan oleh seorang industrialis dan filantropis Amerika bernama Joseph Wharton. Menurut arsip sejarah resmi UPenn, Wharton memiliki visi besar untuk menciptakan pendidikan bisnis modern yang tidak hanya berisi teori perdagangan, tetapi juga mencetak pemimpin ekonomi dan pemerintahan yang mampu memahami dunia industri yang sedang berkembang pesat di Amerika Serikat pada akhir abad ke-19.

Seiring berjalannya waktu, Wharton tumbuh menjadi salah satu institusi bisnis paling bergengsi di dunia. Alumni-alumninya banyak mengisi posisi penting di perusahaan multinasional, pemerintahan Amerika Serikat, perusahaan teknologi, dan startup global.

Beberapa nama alumni UPenn yang terkenal di dunia antara lain Donald Trump, yang menempuh pendidikan di Wharton School dan lulus pada 1968 dengan gelar ekonomi, serta Elon Musk, pendiri Tesla dan SpaceX. Musk meraih dua gelar sekaligus di UPenn: ekonomi dari Wharton School dan fisika dari College of Arts and Sciences pada 1997.

Keberhasilan Erina Gudono dalam menuntaskan gelar master di UPenn menegaskan bahwa pendidikan tinggi di luar negeri tetap menjadi pilihan utama bagi banyak keluarga Indonesia, terutama bagi mereka yang memiliki akses dan dukungan finansial. Ia juga menunjukkan bahwa prestasi akademik dapat berjalan seiring dengan kehidupan pribadi, seperti menjadi ibu sekaligus mahasiswa.

Erina GudonoMaster of ScienceUniversity of PennsylvaniaIvy LeagueWharton SchoolUNESCO

Komentar

Memuat komentar...