Estevao Kembali ke Palmeiras untuk Rehabilitasi Cedera
Gambar atau konten salah?
Winger Chelsea, Estevao, kembali ke klub asalnya, Palmeiras, menjelang akhir musim. Ia tidak datang untuk menambah kekuatan tim, melainkan untuk menjalani proses rehabilitasi.
Estevao tidak tampil sejak 18 April 2024, setelah cedera hamstring saat bertanding melawan Manchester United. Cedera ini menimbulkan keraguan apakah ia akan dapat bermain di Piala Dunia 2026, yang akan dimulai bulan depan.
Menurut laporan ESPN, pemain ini pulang ke Brasil dan memanfaatkan fasilitas Palmeiras. Meskipun berada di sana, Chelsea tetap memantau kondisi pemainnya dan mengirim personel ke sana.
Semua tahapan perawatan bagi pemain berusia 19 tahun sudah diatur oleh The Blues. Mereka berharap Estevao dapat pulih tepat waktu agar dapat bertanding di Piala Dunia. Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, sudah menjamin satu tempat untuknya.
Sejak debut bersama Brasil pada 01 September 2024, Estevao telah mencetak lima gol dalam 11 laga. Di Chelsea, ia telah menorehkan delapan gol dalam 36 penampilan sejak didatangkan pada musim panas lalu.
Brasil akan bermain di grup bersama Maroko, Skotlandia, dan Haiti di Piala Dunia 2026. Tim ini berusaha kembali menjadi juara setelah tidak berhasil mencetak trofi selama 24 tahun.
Sementara Estevao cedera, Chelsea berada di posisi sembilan di papan tengah Liga Inggris, dengan 48 poin setelah kalah 1-3 dari Nottingham Forest awal pekan ini.
Secara keseluruhan, proses pemulihan Estevao menjadi fokus utama bagi klub dan federasi, sementara Chelsea tetap berjuang untuk meningkatkan posisi di liga.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
