Estêvão, Winger 19 Chelsea, Tangis Gagal Piala Dunia
Gambar atau konten salah?
Estevao, seorang winger Chelsea berusia 19 tahun, baru saja mengaku menangis di pelukan orang tuanya setelah gagal membela Timnas Brasil di Piala Dunia 2026 karena cedera hamstring.
Masalahnya muncul ketika Chelsea kalah 0-1 dari Manchester United akhir pekan lalu. Dalam pertandingan itu, Estevao hanya bermain 16 menit sebelum rasa sakit di paha membuatnya terpaksa keluar. Cedera tersebut membuatnya tidak fit saat seleksi Carlo Ancelotti menyiapkan skuad Brasil.
Selama proses kualifikasi Piala Dunia 2026, Estevao sudah sering terlibat dalam pertandingan Brasil. Catatan menunjukkan dia tampil tujuh kali, namun tiga laga dia berada di bangku cadangan. Meskipun demikian, ia tetap menjadi pilihan penting bagi pelatih.
“Bermain di Piala Dunia adalah mimpi yang menjadi kenyataan, semua orang mengharapkannya. Terlebih lagi bagi saya, karena saya terlibat dalam seluruh prosesnya. Jadi itu adalah momen yang sangat, sangat menyedihkan di hati saya,” ujar Estevao kepada ESPN.
Ia melanjutkan, “Saya menangis di pelukan orang tua saya, sungguh, saya terus-terusan menangis. Di saat-saat seperti inilah Anda membutuhkan orang-orang yang Anda cintai, dan saya sangat bersyukur untuk itu,” sambungnya.
Menurutnya, momen itu terjadi ketika staf medis Chelsea mengundangnya untuk pertemuan bersama keluarga. “Saat saya bangun, saya langsung mandi. Dokter menelepon saya tiga kali pada hari saat akan memberikan hasil pemeriksaan. Kemudian saya meneleponnya lagi dan dokter berkata: 'Bawa orang tuamu ke sini karena kami juga ingin berbicara dengan mereka.' Saya sudah tahu bahwa jika mereka akan memberikan kabar lain, mereka akan mengatakannya saat itu juga, langsung di depan saya, tetapi ketika menyuruh saya membawa orang tua, saya sudah merasa ada sesuatu yang lebih besar akan terjadi,” ungkapnya.
Keputusan ini menandai akhir dari harapan Estevao untuk tampil di Piala Dunia 2026. Meskipun cedera menghalangi, ia tetap menunjukkan keteguhan hati dan dukungan kuat dari orang tua. Kegagalan ini menjadi pelajaran penting bagi pemain muda yang masih meniti karier di level internasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
