Fabregas Bawa Como ke Liga Champions, Kuda Hitam Serie A
Gambar atau konten salah?
Cesc Fabregas tiba di Como pada tahun 2022, setelah meninggalkan Monaco. Ia memulai kariernya di klub ini sebagai pemain di Serie B, menampilkan teknik dan kepemimpinan yang sudah dikenal di Eropa.
Setelah pensiun dari dunia pemain, Fabregas langsung mengisi posisi pelatih di Como. Di bawah kepemimpinannya, klub yang dimiliki oleh Hartono Bersaudara meraih posisi runner up di Serie B dan berangkat ke Serie A.
Musim 2024/2025 menandai debut Como di Serie A. Klub tersebut berhasil menempati posisi ke-10, menampilkan stabilitas yang belum pernah terlihat sebelumnya. Fabregas menunjukkan bahwa ia mampu menjaga tim tetap kompetitif di liga tertinggi Italia.
Musim berikutnya, 2025/2026, menjadi tonggak sejarah. Como melaju lebih cepat, menempati posisi keempat di klasemen dan masuk ke semifinal Coppa Italia. Prestasi ini menempatkan klub sebagai kuda hitam di Serie A.
Keberhasilan terbesar datang pada pekan terakhir musim. Como berhasil menempatkan diri di zona Liga Champions, mengungguli AC Milan dan Juventus. Ini adalah pertama kalinya klub tersebut berkompetisi di ajang tersebut.
Keberhasilan ini menarik perhatian banyak klub besar di Eropa. Banyak pihak yang mengincar Fabregas, menganggapnya sebagai pelatih berpotensi tinggi yang dapat membawa klub ke level berikutnya.
Secara keseluruhan, perjalanan Fabregas di Como menunjukkan transformasi klub dari level kedua menjadi peserta kompetisi internasional, menandai era baru bagi tim tersebut di kancah sepakbola Italia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
