FIFA Ranking Asia Tenggara: Indonesia Naik, Malaysia Turun
Gambar atau konten salah?
Perkembangan ranking FIFA di Asia Tenggara baru saja diperbarui. Data terbaru menunjukkan perubahan posisi beberapa negara, termasuk turunnya Malaysia dan kenaikan Vietnam.
Di peringkat dunia, Indonesia berada di posisi ke-121 dengan 1.144,73 poin. Posisi ini menempatkannya di atas Malaysia, yang kini berada di peringkat ke-135 dengan 1.095,90 poin.
Turunnya Malaysia disebabkan oleh masalah naturalisasi pemain ilegal. Akibatnya, tim tersebut kalah 0‑3 dalam pertandingan kontra Nepal dan Vietnam di Kualifikasi Piala Asia 2027. Kehilangan 14 peringkat menandai penurunan signifikan bagi Harimau Malaya.
Thailand tetap menjadi kekuatan utama di kawasan. Dengan 1.243,27 poin, negara ini menempati peringkat ke-96 dunia. Vietnam, yang dikenal sebagai Golden Star Warriors, naik ke posisi ke-103 dengan 1.213,62 poin, semakin dekat ke 100 besar.
Di bawah empat besar, persaingan semakin ketat. Filipina berada di peringkat ke-136 dengan 1.090,95 poin, diikuti Singapura di peringkat ke-148 dengan 1.050,35 poin. Myanmar menempati posisi ke-163 dengan 990,81 poin.
Papan bawah ASEAN juga menunjukkan variasi. Kamboja berada di peringkat ke-180 dengan 911,54 poin, Laos di peringkat ke-190 dengan 871,16 poin, dan Brunei di peringkat ke-188 dengan 875,78 poin. Timor‑Leste masih berada di posisi terbawah ASEAN, menempati peringkat FIFA ke-198 dengan 835,55 poin.
Berikut rangkuman singkat peringkat negara ASEAN:
- Thailand – 96, 1.243,27 poin
- Vietnam – 103, 1.213,62 poin
- Indonesia – 121, 1.144,73 poin
- Malaysia – 135, 1.095,90 poin
- Filipina – 136, 1.090,95 poin
- Singapura – 148, 1.050,35 poin
- Myanmar – 163, 990,81 poin
- Kamboja – 180, 911,54 poin
- Brunei – 188, 875,78 poin
- Laos – 190, 871,16 poin
- Timor‑Leste – 198, 835,55 poin
Ranking ini dapat berubah seiring dengan agenda FIFA Series 2026. Setiap hasil pertandingan berpotensi memengaruhi posisi tim di masa depan.
Secara keseluruhan, pergerakan ranking menyoroti dinamika kompetisi sepak bola di Asia Tenggara, dengan beberapa negara menunjukkan peningkatan sementara yang lain mengalami penurunan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
