FIGC Ganti Presiden: Gravina Mundur, Maldini Kandidat
Gambar atau konten salah?
Gabriele Gravina mengundurkan diri sebagai Presiden Federasi Sepakbola Italia (FIGC) setelah tim nasional gagal masuk ke Piala Dunia 2026. Ini menjadi ketiga kali berturut-turut Azzurri tidak masuk ke turnamen dunia, setelah gagal pada 2018 dan 2022.
Gennaro Gattuso juga tidak lagi menjadi pelatih timnas. Keputusan ini menandai pergantian besar di dunia sepakbola Italia.
Menurut laporan La Stampa dan MilanNews, Paolo Maldini muncul sebagai salah satu kandidat potensial untuk menggantikan Gravina. Menteri Olahraga, Andrea Abodi, menyebut nama Maldini sebagai opsi baru.
Pemilihan Presiden FIGC dijadwalkan pada 22 Juni 2026. Kandidat baru harus dikonfirmasi minimal 40 hari sebelum tanggal tersebut.
Maldini, yang dikenal sebagai legenda AC Milan, pernah menjabat sebagai direktur pengembangan klub pada 2018‑19 dan kemudian menjadi direktur teknis hingga dipecat secara tidak hormat pada Juni 2023. Ia sering menyatakan bahwa satu-satunya pekerjaan yang ia inginkan di sepakbola Italia adalah bersama AC Milan.
Perubahan kepemimpinan ini menandai fase baru bagi sepakbola Italia. Pihak kepengurusan berharap pemilihan baru dapat membawa strategi yang lebih kuat untuk masa depan timnas.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
