Film Dilan ITB 1997 Akan Tayang 30 April 2026 di Bioskop
Gambar atau konten salah?
Film Dilan ITB 1997 akan hadir di bioskop pada 30 April 2026. Adaptasi novel karya Pidi Baiq ini menampilkan Ariel Noah sebagai Dilan, Niken Anjani sebagai Ancika, dan Raline Shah sebagai Milea.
Direktor Fajar Bustomi kembali memimpin proyek ini setelah sukses mengarahkan film-film Dilan sebelumnya. Pidi Baiq, penulis novel, turut terlibat langsung dalam pengembangan cerita.
Sinopsisnya menyoroti fase baru kehidupan Dilan dan Ancika. Kedua karakter kini berstatus mahasiswa. Dilan menempuh jurusan Seni Rupa di Institut Teknologi Bandung, sementara Ancika tetap berada di sisinya. Meski hubungan asmaranya harmonis, Dilan dihadapkan pada dilema ketika Milea, mantan kekasihnya, muncul kembali di Bandung.
Dilan dengan terbuka menginformasikan rencana kedatangan Milea kepada Ancika. Ancika menanggapi dengan kedewasaan, menenangkan Dilan dan mendukungnya untuk bertemu Milea. Pertemuan tersebut menjadi momen saling bertukar kabar dan mengenang masa lalu.
Film ini mengambil latar waktu pada tahun 1997, menampilkan konflik percintaan sekaligus elemen sosial. Alur cerita mencerminkan situasi politik Indonesia pada akhir dekade 1990-an, menambah kedalaman narasi.
Jadwal tayang resmi diumumkan melalui akun Instagram Falcon Pictures. Penonton dapat memeriksa jadwal di situs resmi bioskop masing‑masing pada tanggal rilis.
Daftar pemeran lengkap:
- Ariel Noah – Dilan
- Niken Anjani – Ancika
- Raline Shah – Milea
- Ira Wibowo – Bunda Dilan
Peran tambahan masih belum diumumkan. Aktor seperti Arya Saloka, Wafda Saifan Lubis, Rangga Nattra, Dany Beler, Della Dartyan, dan Hasyakyla Utami belum diketahui peran spesifiknya.
Trailer resmi dirilis pada 3 April 2026. Melalui video tersebut, penonton dapat melihat gambaran awal perjalanan sekuel ini. Trailer menampilkan adegan-adegan kunci, memperlihatkan dinamika karakter dan latar belakang 1997.
Dengan semua informasi ini, para penggemar dapat menantikan film yang memadukan kisah cinta, kehidupan mahasiswa, dan konteks sosial pada era 1997. Dilan ITB 1997 menjanjikan pengalaman sinematik yang mengingatkan pada nostalgia sekaligus menyoroti dinamika hubungan dalam konteks sejarah Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Puasa Asyura 2026: Bolehkah Hanya Satu Hari? Ini Hukum dan Tanggalnya
Warga Palopo Bentrok dengan Pelangsir di Depan SPBU
GPIM Deklarasi, Luncurkan Tiga Program Nyata
Selasa 23 Juni 2026: Renungkan Penderitaan Yesus lewat Doa Rosario
Pria di Luwu Timur Bakar Rumah Mertua Karena Frustrasi
Dua Aparat Gugur Selamatkan Siswi Tenggelam di Tual
Berita Terbaru
Rektor ITB Usulkan Mahasiswa Tahu Nilai UTBK Dulu Sebelum Daftar Kampus
Toyota Fortuner Pelat Merah Dilelang, Pajak Cuma Rp 1,8 Juta
Tecno Rilis EllaClaw, Agen AI yang Bisa Otomatiskan Tugas Ponsel
Ahli Bantah Gempa California dan Jepang Saling Terkait
Jepang Kembali Gagalkan Tim Eropa, Lolos ke 32 Besar Piala Dunia
Bali Siapkan 3 Kawasan Surga Pajak, Pajak 0% Ditawarkan
