FKIK ULM Gelar Workshop Pengisian LKE Zona Integritas 2026

Vera T. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 115 dibaca
Bisik.id
FKIK ULM Gelar Workshop Pengisian LKE Zona Integritas 2026

Gambar atau konten salah?

FKIK Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menggelar Workshop Pengisian Lembar Kerja Evaluasi (LKE) Zona Integritas pada 23 April 2026 hingga 24 April 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang Senat Lantai 6 Kampus FKIK ULM, Jl Veteran Sungai Bilu, Banjarmasin.

Dua dosen dari Universitas Hasanuddin (Unhas) hadir sebagai narasumber. Ishaq Rahman dan Rahmatullah Djafar tergabung dalam Tim Penilai PTN (TPPTN) Unhas, membawa pengalaman luas tentang pengelolaan integritas.

Neka Erlyani, Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Umum FKIK ULM, menegaskan bahwa FKIK merupakan salah satu dari tiga fakultas yang mendapat mandat membangun Zona Integritas di lingkungan ULM. Ia menekankan pentingnya penguatan kapasitas melalui workshop ini.

"Oleh karena itu, penguatan kapasitas melalui workshop menjadi langkah strategis guna memastikan implementasi ZI berjalan optimal," kata Neka dalam keterangannya.

Selama sesi pemaparan, Ishaq Rahman menekankan bahwa pembangunan Zona Integritas tidak semata-mata soal pemenuhan administrasi, melainkan proses perubahan nyata dalam organisasi. Ia menjelaskan bahwa ZI bertujuan menciptakan unit kerja yang bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta mampu menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas.

"Jangan terjebak hanya pada pengisian LKE tanpa melakukan aksi nyata," tegas Ishaq. Ia mengingatkan bahwa LKE hanyalah alat ukur; fokus utama seharusnya terletak pada implementasi perubahan yang konkret.

Dalam penjelasannya, Ishaq menguraikan faktor strategis pembangunan ZI, di antaranya komitmen pimpinan sebagai penggerak utama, diikuti komitmen seluruh dosen dan tenaga kependidikan. Ia juga menyoroti pentingnya kemudahan dalam pelayanan, pengembangan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat, serta komunikasi capaian kepada publik secara efektif.

Workshop ini diikuti oleh sekitar 25 peserta, terdiri dari para manajer area dan seluruh tim Zona Integritas FKIK ULM. Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan terkait implementasi indikator ZI di tingkat fakultas.

Nana Astriana Hasibuan, Ketua Unit Zona Integritas FKIK ULM, mengungkapkan banyak sekali manfaat yang diperoleh dari kegiatan ini. Ia menyatakan bahwa meski sudah melakukan pengisian LKE Zona Integritas tahun ini, masih banyak hal yang perlu dibenahi.

"Workshop ini memberi pengetahuan dan juga motivasi kepada kami untuk peningkatan kualitas pembangunan zona integritas dan pengisian LKE ke depan nantinya," kata Nana.

Di sesi penutupan, Dekan FKIK ULM, Syamsul Arifin menyampaikan apresiasi atas kontribusi narasumber dari Unhas. Ia menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti hasil workshop, termasuk mendorong pembentukan TPPTN serta Tim Reformasi Birokrasi (RB) di tingkat universitas.

"Ini menjadi komitmen kami untuk memastikan tata kelola di lingkup FKIK berjalan sesuai prinsip-prinsip integritas," kata Syamsul.

Workshop ini menandai langkah konkret FKIK ULM dalam memperkuat integritas. Dengan dukungan narasumber Unhas dan komitmen internal, fakultas berupaya menciptakan lingkungan yang transparan dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

Workshop FKIK ULMZona IntegritasLKETPPTN UnhasKorupsi Kolusi NepotismePelayanan PublikKomitmen Fakultas

Komentar

Memuat komentar...