Flick Tincu Perpanjangan Kontrak di Barcelona Hingga 2028
Gambar atau konten salah?
Hansi Flick, pelatih asal Jerman, mengungkapkan keinginannya untuk bertahan di Barcelona lebih lama lagi. Kontraknya akan berakhir pada Juni 2027. Kabarnya, Flick sudah menyepakati secara verbal memperpanjang kontrak hingga 2028.
Flick mulai memimpin Barcelona pada musim panas 2024. Di musim pertamanya, ia membawa Blaugrana meraih treble domestik, menjuarai LaLiga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol.
Presiden Barcelona Joan Laporta mengumumkan bahwa Flick akan mendapat pembaruan kontrak. Flick kini mengonfirmasi bahwa ia juga ingin meneken kontrak baru.
"Ini adalah rencana saya (memperpanjang kontrak), tentu saja," ujar Flick seperti dilansir ESPN. "Saya juga pernah bilang bahwa, dan ini 100% jujur, ini adalah langkah terakhir dalam karier saya. Bagi saya, sekarang ini rasanya bagus," katanya.
Negosiasi kontrak baru Hansi Flick di Barcelona masih berjalan. Mantan pelatih Bayern Munich itu kabarnya akan mendapat pembaruan kontrak sampai 2028.
Keputusan Flick akan memengaruhi arah klub di musim depan. Jika kontrak diperpanjang, Barcelona dapat melanjutkan kebijakan taktik yang telah terbukti sukses.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
