Formula Batch 2: Pelatihan Interview Online 24 Juni
Gambar atau konten salah?
Interview Formula Batch 2 hadir untuk mengasah kemampuan interview Anda. Dalam sesi live intensif selama 3 jam, Anda akan mempelajari cara menjawab pertanyaan sulit tanpa terdengar menghafal, membangun first impression yang kuat sejak detik pertama, serta teknik komunikasi yang membuat jawaban Anda terasa lebih impactful dibanding kandidat lain.
Yang membedakan kelas ini dari konten karier biasa di internet adalah sesi simulasi interview langsung. Anda berlatih, menerima feedback, dan pulang dengan strategi yang sudah siap pakai. Praktik langsung memberi pengalaman nyata, berbeda dengan teori semata.
Program ini sangat relevan bagi fresh graduate yang baru pertama kali menghadapi proses rekrutmen, maupun profesional yang ingin pindah jalur karier dan butuh performa interview yang lebih kuat. Sebelum kelas dimulai, disarankan untuk menyiapkan posisi atau pekerjaan yang sedang Anda incar agar simulasi bisa lebih personal dan tepat sasaran.
Kelas ini diselenggarakan secara online pada 24 Juni 2026. Peserta dapat mengikuti sesi live dari mana saja. Untuk ikut, daftar sekarang di detikevent.com sebelum kuota habis.
Dengan pendekatan praktis dan feedback langsung, kelas ini menawarkan pengalaman belajar yang dapat langsung diterapkan. Peserta tidak hanya belajar teori, tetapi juga mengasah kemampuan nyata yang akan membantu mereka tampil lebih percaya diri di ruang interview.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
