Furky Syahroni: Pendaki Wanita Siap Tantang 14 Puncak 8.000m
Gambar atau konten salah?
Furky Syahroni adalah pendaki perempuan yang selalu mempersiapkan diri dengan serius. Setiap pagi, ia melatih tubuhnya lewat latihan fisik rutin. Bagi Furky, mendaki gunung bukan sekadar hobi; kini ia menganggapnya sebagai cara menjaga kebugaran tubuh.
Ia percaya bahwa high altitude mountaineering menuntut persiapan dan keterampilan nyata. Ketika ia menetapkan target gunung, ia segera membuat strategi lengkap. Strategi tersebut mencakup aspek teknis dan non-teknis, mulai dari program latihan, penilaian peralatan, hingga pengawasan dokumentasi.
Program latihan Furky dibagi menjadi tiga kelompok. Pertama, Kardio ekstra: berlari rutin tiga sampai empat kali seminggu untuk membangun daya tahan jantung dan paru-paru. Kedua, Latihan beban (weight training): dilakukan empat sampai lima kali seminggu guna memperkuat otot penyangga tubuh. Ketiga, Latihan spesifik: menggabungkan simulasi langsung seperti hiking, trail run, dan climbing.
Rutinitas padat ini menegaskan bahwa mendaki gunung memerlukan persiapan yang serius. Furky mematok target untuk menyelesaikan ekspedisi besar. Ia mengatakan, “Mimpi besar saya adalah mendaki seluruh 14 puncak 8.000 meter di dunia. Itu perjalanan panjang, tapi saya ingin menjalaninya satu per satu sambil terus berkembang sebagai manusia juga.”
Setelah mendaki tidak lagi menjadi sekadar hobi, Furky mengalihkan waktunya ke aktivitas lain di rumah. Jadwal latihan yang padat dan persiapan ekspedisi menyita banyak waktu. Ia juga harus mengelola beberapa pekerjaan profesional lainnya. “Misal pun ada (waktu luang), saya sangat suka menonton film,” ujarnya.
Furky menunjukkan bahwa dedikasi terhadap pendakian dapat diselaraskan dengan kehidupan sehari‑hari. Ia tetap fokus pada tujuan jangka panjangnya, sekaligus menikmati momen santai ketika ada sedikit waktu luang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
7 Tips Liburan Eropa Barat dari Traveler Indonesia
Pilih Kursi Pesawat: Jendela atau Lorong?
Mantan Pramugari Peringatkan Bahaya Pesan Kopi di Pesawat
Pita Warna Cerah: Cara Mudah Hindari Barang Tertinggal Hotel
Jakarta Hemat: 5 Cara Healing Tipis‑Tipis Tanpa Cuti
Staycation di Kota: 5 Cara Memaksimalkan Hotel Lokal
Berita Terbaru
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Gagal SNBP-SNBT? UT Buka Pendaftaran Sampai 22 Juli
Prabowo: Kesejahteraan Rakyat Butuh Biaya Besar
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
