Garam Tersembunyi di Makanan Sehari‑Hari, Tekanan Darah Naik

Guntur P. · 2 min baca · 10 hari lalu · 38 dibaca
Bisik.id
Garam Tersembunyi di Makanan Sehari‑Hari, Tekanan Darah Naik

Gambar atau konten salah?

Garam tersembunyi di makanan sehari‑harinya membuat banyak orang terkejut saat tekanan darah terukur jauh di atas batas normal. Prof Dr dr Antonia Anna Lukito, SpJP(K), FIHA, FAPSIC, FAsCC, FSCAI dari Siloam Hospitals Lippo Village, menjelaskan bahwa natrium dapat muncul tak terduga di berbagai produk.

Ia menegaskan, “Ya memang dari Perhimpunan Hipertensi Indonesia (PERHI) juga menyarankan asupan garam sebaiknya 2,5 gram per hari,” saat ditemui di Kabupaten Tangerang, Senin (18 Mei 2026). Garam tidak selalu terlihat, ia menambahkan, “Jangan lupa ya, garam itu tidak selalu asin. Banyak orang terjebak kalau asin takut, sehingga ngurangi asin. Padahal banyak bahan pengawet, penyedap, bahkan pada minuman bersoda itu mengandung garam,”.

Prof Antonia menekankan bahwa molekul garam memiliki fungsi lebih dari sekadar memberi rasa asin. “Prof Antonia menekankan molekul-molekul garam bisa berfungsi banyak sekali, tidak hanya sebagai pemberi rasa asin, sehingga diperlukan kewaspadaan dalam mengonsumsi dengan cara melihat label gizi di balik produk,” ia katakan.

Menurut data Kementerian Kesehatan, konsumsi garam berlebih dapat meningkatkan tekanan darah, yang menjadi faktor risiko utama penyakit jantung dan stroke. Penyakit ini masih menjadi penyebab utama kematian di banyak negara.

Selain itu, garam tinggi dapat merusak ginjal, meningkatkan risiko osteoporosis, dan memperburuk kondisi penyakit ginjal kronis. Kemenkes menyarankan batas harian: 2.000 miligram natrium atau 5 gram garam, 50 gram gula, dan 67 gram lemak.

Rata‑rata, 4 sendok makan gula setara 50 gram, 1 sendok teh garam setara 5 gram, dan 5 sendok makan minyak goreng setara 67 gram. Semua angka ini membantu warga memahami porsi yang aman.

Video temuan CKG menunjukkan bahwa 1 dari 5 remaja sudah mengalami hipertensi. Hal ini menegaskan pentingnya pemantauan rutin tekanan darah sejak usia muda.

Dengan memeriksa label gizi, orang dapat mengidentifikasi sumber garam tersembunyi. Cara sederhana ini dapat membantu menjaga tekanan darah tetap sehat.

Kesadaran akan kandungan garam di makanan sehari‑harinya menjadi kunci dalam mencegah hipertensi dan komplikasi kesehatan lainnya.

Garam tersembunyiTekanan darahHipertensiNatriumLabel giziRisiko jantungPenyakit ginjal

Komentar

Memuat komentar...