Garuda Kalah Oman 3-0 di SUGBK: Taktik Fleksibel Herdman Mencuat

Ika P. · 2 min baca · 1 jam lalu · 28 dibaca
Bisik.id
Garuda Kalah Oman 3-0 di SUGBK: Taktik Fleksibel Herdman Mencuat

Gambar atau konten salah?

Garuda menutup laga melawan Oman dengan kemenangan 3-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada 5 Juni 2026. Pertandingan ini menampilkan permainan dinamis yang dipimpin oleh pelatih John Herdman, yang memilih formasi 3-4-3 namun mengizinkan pemain berperan fleksibel di lapangan.

Di atas kertas, formasi 3-4-3 terlihat rapi, tetapi di lapangan pemain tidak terikat pada posisi tetap. Rizky Ridho yang biasanya bertugas sebagai bek tengah, turun ke depan dan mengirimkan umpan silang. Kevin Diks yang di klubnya Bundesliga biasanya bermain sebagai bek tengah, diposisikan sebagai bek sayap kanan. Begitu juga Donny Tri Pamungkas yang memanfaatkan ruang di kedua sisi lapangan.

Kevin Diks adalah salah satu pemain paling fleksibel yang kami miliki. Dia bisa bermain sebagai bek tengah, wing-back, maupun di beberapa posisi lainnya.” ujar Herdman pada 8 Juni 2026. Ia menambahkan bahwa Diks saat ini ditempatkan di posisi yang paling dibutuhkan tim.

Dia memiliki kualitas, kekuatan, dan profesionalisme yang luar biasa. Percaya atau tidak, secara statistik Kevin menjadi salah satu pemain terbaik kami dalam aspek menyerang. Saya sangat puas dengan kontribusinya,” tambah pelatih asal Inggris.

Herdman juga menyoroti keberagaman bek timnas. “Seperti yang Anda tahu kami punya banyak sekali bek dari Ridho, Elkan (Baggott), Justin Hubner, Matthew Baker, Jay Idzes, Mees Hilgers. Kevin mungkin tak bermain sebagai bek sayap di Bundesliga, tetapi di AFC, dia bisa jadi salah satu bek sayap terbaik di Asia,” jelasnya.

Sementara Dony Tri Pamungkas terus berkembang. Setiap kali mendapatkan kesempatan bermain, dia selalu masuk dengan mentalitas untuk menciptakan sesuatu. Dia menunjukkan kemampuan bermain di kedua sisi lapangan dan terus berkembang dalam perannya di tim nasional,” tutup Herdman.

Performa Garuda menunjukkan bahwa taktik fleksibel dan pemain yang mampu menyesuaikan peran dapat memberikan hasil positif. Kemenangan ini menegaskan bahwa pendekatan dinamis dapat menjadi kunci kesuksesan di ajang internasional.

Komentar

Memuat komentar...