Gary Neville: Argentina Tak Sekuat Empat Tahun Lalu
Gambar atau konten salah?
Semifinal Piala Dunia 2026 mempertemukan Inggris melawan Argentina di Kansas City pada Kamis, 16 Juli 2026, dini hari WIB. Pertandingan ini menjadi ajang perebutan tiket final yang sangat dinantikan. Ini adalah pertemuan kompetitif pertama antara kedua tim sejak Inggris menang 1-0 di fase grup Piala Dunia 2002 Korea-Jepang.
Inggris, yang dijuluki Tiga Singa, berusaha mencapai final untuk pertama kalinya dalam 60 tahun. Terakhir kali mereka menjadi juara dunia adalah pada 1966. Di sisi lain, Argentina, yang dijuluki Albiceleste, mengincar final Piala Dunia secara beruntun. Mereka ingin mempertahankan gelar juara yang diraih pada edisi sebelumnya.
Sejauh turnamen, Inggris memenangkan lima dari enam pertandingan dan hanya sekali bermain imbang. Sementara itu, Argentina menjadi salah satu dari dua tim yang masih memiliki rekor kemenangan sempurna, bersama dengan Prancis. Namun, mantan bek top Inggris, Gary Neville, memiliki pandangan berbeda tentang kekuatan Argentina saat ini.
Dalam siniar the Overlap, Neville menyatakan optimismenya. "Inggris belum mencapai final Piala Dunia sejak 1966, dan ini adalah sebuah kesempatan yang luar biasa bagus untuk juara Piala Dunia," ujarnya. Ia menilai Argentina tidak sekuat saat menjuarai Piala Dunia di Qatar.
"Ini bukanlah tim Argentina yang klasik, sama sekali bukan -- tim ini tidak sebagus Argentina dari empat tahun yang lalu, meski masih berbahaya, tentu saja, dan karena mereka masih memiliki Messi dan semangat yang luar biasa besar," lanjut legenda Manchester United itu.
Neville juga membandingkan Argentina dengan lawan potensial lainnya. "Seandainya kita menghadapi Prancis atau Spanyol, saya kira level permainannya akan meningkat drastis. Pertandingannya akan sulit -- ini final, bukan? Namun, saya tidak takut dengan Argentina seperti halnya Prancis atau Spanyol, karena saya kira mereka punya banyak kelemahan."
Ia yakin Inggris bisa menang. "Saya pikir kita akan mengalahkan Argentina -- bukan karena saya menginginkannya, melainkan karena cara mereka bermain dan betapa sempitnya antar lini mereka tapi pemain-pemain sayap kita perlu melakukan yang lebih daripada yang sudah dilakukan. Saya kira kita akan mampu memblokir mereka, dan melakukan serangan balik," kata Neville menjelang laga Inggris vs Argentina.
Keyakinan Neville didasarkan pada analisis permainan Argentina yang dianggap memiliki celah. Ia menekankan pentingnya peran pemain sayap Inggris untuk tampil lebih maksimal. Menurutnya, strategi memblokir dan serangan balik bisa menjadi kunci kemenangan. Pertandingan ini menjadi ujian besar bagi kedua tim untuk membuktikan diri layak melaju ke partai puncak.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
