Gary Neville Dukung Aturan FIFA Bebas Waktu Buang-Buang
Gambar atau konten salah?
Gary Neville mengumumkan dukungannya terhadap langkah baru FIFA yang bertujuan mengurangi buang-buang waktu. Langkah ini sudah diterapkan di Piala Dunia 2026 dan diharapkan juga masuk ke liga domestik.
Aturannya sederhana. Untuk lemparan ke dalam, pemain hanya punya lima detik. Begitu pula dengan tendangan gawang. Jika pelanggaran terjadi, bola langsung diberikan ke tim lawan. Dan bila pelanggaran terjadi pada tendangan gawang, hukumnya berubah menjadi sepak pojok bagi lawan.
“Saya rasa itu adalah langkah yang luar biasa dan saya menyukainya. Saya jengkel betul lihat pemain suka buang-buang waktu,” tegasnya di The Overlap.
Dia menambahkan, “FIFA bisa saja dikritik, tapi saya rasa langkah itu sudah tepat. Itu bagus buat permainan di lapangan dan tentu bagus buat para penonton.”
Gary berharap aturan ini juga dapat diterapkan di liga-liga. Ia menyoroti masalah bola mati yang, menurutnya, dapat memakan waktu satu menit di lapangan saat dieksekusi.
“Dalam setahun terakhir, pemain bisa habiskan satu menit saat eksekusi bola mati. Itu terjadi di semua liga dan harus dihentikan,” tutupnya.
Dengan aturan ini, FIFA berusaha mempercepat alur permainan dan memberi lebih banyak waktu bagi penonton menikmati aksi nyata di lapangan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
