Ghana Pecat Otto Addo Sebelum Persiapan Piala Dunia 2026
Gambar atau konten salah?
Piala Dunia 2026 akan diadakan dalam kurang dari tiga bulan. Timnas Ghana memecat pelatihnya setelah rangkaian hasil buruk. Pada Selasa, 31 Maret 2026 dini hari WIB, Federasi Sepakbola Ghana (GFA) mengumumkan pemecatan pelatih senior, Otto Addo, setelah kekalahan 1-2 dari Jerman di laga persahabatan. Itu merupakan kekalahan keempat Ghana secara beruntun, termasuk 1-5 dari Austria pada hari Jumat lalu.
GFA tidak menyebutkan siapa pengganti Otto Addo. Otto Addo, mantan pemain Timnas Ghana yang berkarier di Piala Dunia 2006, hanya memiliki 15 caps dan enam gol. Ia memimpin tim sejak 2024, periode kedua setelah yang pertama pada 2022.
"Dia cuma punya 15 caps dengan torehan enam gol dan menangani Timnas Ghana sejak 2024. Itu merupakan periode keduanya setelah yang pertama pada 2022."
"Addo saat itu membawa Ghana lolos ke Piala Dunia 2022 usai memenangi playoff kontra Madagaskar. Dia mundur usai Ghana tersingkir di fase grup."
Ghana akan tampil untuk keenam kalinya di Piala Dunia musim panas ini, tergabung di Grup L bersama Inggris, Kroasia, dan Panama. Mereka masih akan menghadapi Meksiko pada 23 Mei 2026 dan Wales pada 2 Juni 2026 sebelum bertemu Panama pada 18 Juni 2026.
Perubahan pelatih di tengah persiapan menambah ketidakpastian bagi Black Stars. Pencarian pengganti akan menjadi fokus GFA menjelang turnamen terbesar di dunia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
