Ghana Pilih Carlos Queiroz Sebagai Pelatih Piala Dunia 2026
Gambar atau konten salah?
Ghana kini memiliki pelatih baru untuk Piala Dunia 2026. Federasi Sepakbola Ghana (GFA) menunjuk Carlos Queiroz, seorang mantan pelatih senior, sebagai kepala teknis tim Black Stars.
Keputusan ini datang setelah GFA memecat Otto Addo. Addo digugurkan setelah kalah 1‑2 melawan Jerman dalam laga internasional bulan lalu. Kritik utama terhadap Addo adalah ia gagal memperbaiki performa Ghana setelah empat kekalahan berturut‑turut. GFA memilih Queiroz karena pengalaman luasnya di level internasional.
Queiroz berusia 73 tahun. Ia mengucapkan, “Ini bukan hanya pekerjaan – ini adalah misi. Dan saya siap memberikan segalanya, baik pengalaman maupun ilmu, untuk sepakbola serta kebahagiaan orang‑orang,” menurut situs resmi GFA. Kontraknya hanya untuk Piala Dunia 2026, namun dapat diperpanjang bila hasil memuaskan.
Ia tidak asing dengan tim nasional. Queiroz pernah melatih tujuh negara berbeda, termasuk Oman pada 2025‑2026. Ia meninggalkan Oman bulan lalu karena situasi di Timur Tengah memanas. Lama paling lama ia bertugas di Iran, dari 2011‑2019 dan kembali pada September‑November 2022. Ghana menjadi tim ketiga yang dipimpin Queiroz di Piala Dunia, setelah Portugal (2010) dan Iran (2014, 2018, 2022).
Tim Ghana masuk ke Grup L bersama Inggris, Panama, dan Kroasia. Pertandingan pertama mereka akan melawan Panama pada 17 Juni. Persiapan kini berfokus pada strategi dan kebugaran pemain di bawah kepemimpinan Queiroz.
Dengan pengalaman mendalam di kancah internasional, Queiroz membawa harapan baru bagi Ghana. Keberhasilan akan bergantung pada adaptasi cepat tim dan kemampuan pelatih untuk memanfaatkan potensi pemain domestik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
