Gorontalo Rayakan Malam Qunut dengan Pisang dan Kacang

Wulan M. · 2 min baca · 4 bulan lalu · 100 dibaca
Bisik.id
Gorontalo Rayakan Malam Qunut dengan Pisang dan Kacang

Gambar atau konten salah?

Gorontalo, yang dikenal sebagai Serambi Madinah, memiliki tradisi khas selama bulan Ramadan, yaitu tradisi Malam Qunut, yang juga dikenal sebagai malam pisang dan kacang.

Wisatawan yang berada di Gorontalo bisa menyaksikan tradisi ini di Lapangan Porbat, Desa Payunga, Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo. Tradisi Malam Qunut ini hanya diadakan pada malam ke-15 Ramadan, menandai separuh bulan puasa telah terlewati.

Kegiatan makan pisang dan kacang ini merupakan wujud kegembiraan dan rasa syukur kepada Tuhan atas kesempatan yang diberikan untuk menyelesaikan separuh bulan Ramadan.

Asal mula kebiasaan makan kacang dan pisang saat menyambut Malam Qunut berkaitan dengan masyarakat dari daerah seberang gunung, seperti Batudaa Pantai dan Biluhu. Mereka datang ke Batudaa untuk menjual hasil panen pisang dan kacang mereka di Pasar Batudaa.

Awalnya, tujuan utama kedatangan mereka ke Batudaa adalah untuk melaksanakan ritual mandi Qunut setelah salat Tarawih, berharap mendapatkan keberkahan. Seiring waktu, ritual mandi tersebut hilang, dan yang tersisa hanyalah tradisi makan pisang dan kacang.

Pusat perayaan Malam Qunut dulunya berada di Pasar Batudaa. Karena lokasi tersebut dianggap sempit, pelaksanaannya kemudian dipindahkan ke lapangan Batudaa.

Saat ini, tradisi Malam Qunut di Batudaa telah dikemas menjadi sebuah acara bernama Gebyar Qunut. Acara yang biasanya hanya berlangsung satu malam kini diperpanjang menjadi tiga malam.

Di Pasar Batudaa, yang dulu hanya menjual pisang dan kacang, kini suasana telah berubah menjadi seperti pasar malam. Banyak pedagang yang menjajakan pakaian, makanan, dan berbagai barang lainnya. Gebyar Qunut juga diisi dengan berbagai perlombaan, termasuk lomba makan kacang dan pisang, tarik tambang, dan balap karung.

Acara ini menjadi penanda penting dalam rangkaian kegiatan keagamaan masyarakat setempat pada bulan suci.

Tradisi QunutMalam ke-15 RamadanPisang dan KacangGorontaloGebyar QunutBatudaa

Komentar

Memuat komentar...