GOTO Buka Suara soal PHK Tokopedia

Hendra M. · 4 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
GOTO Buka Suara soal PHK Tokopedia

Gambar atau konten salah?

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) angkat bicara mengenai dampak pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap kinerja Tokopedia. Sebagai pemegang saham, GOTO memberikan pernyataan resmi terkait situasi ini.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Sabtu, 04 Juli 2026, GOTO saat ini memegang 24,99% saham Tokopedia. Sementara itu, Bytedance yang merupakan induk perusahaan TikTok menguasai mayoritas saham sebesar 75,01%.

GOTO menegaskan bahwa PHK yang terjadi tidak memberikan dampak material terhadap capaian laba bersih perusahaan. Selain itu, GOTO juga memastikan tidak ada perubahan pada biaya layanan e-commerce Tokopedia akibat penyesuaian organisasi ini.

Simon Tak Leung Ho, Direktur GOTO, menyampaikan pernyataan resmi melalui Keterbukaan Informasi pada Sabtu, 04 Juli 2026. "Khususnya terkait dengan berita mengenai rencana penyesuaian organisasi oleh PT Tokopedia, berdasarkan estimasi perseroan tidak terdapat dampak material terhadap bagian perseroan atas laba/(rugi) bersih PT Tokopedia. Tidak akan ada dampak apapun terhadap biaya layanan e-commerce yang diterima perseroan dari PT Tokopedia," jelasnya.

Sebagai salah satu pemegang saham, GOTO meyakini langkah PHK ini merupakan bagian dari strategi penyesuaian organisasi. Perusahaan juga memastikan dampak yang ditimbulkan hanya terbatas pada akun laba bersih di entitas asosiasi dan ventura bersama.

Investasi GOTO di Tokopedia menggunakan metode ekuitas, sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 228. "Perseroan mencatatkan investasinya di PT Tokopedia menggunakan metode ekuitas sesuai dengan PSAK 228, investasi pada entitas asosiasi dan Ventura Bersama. Dengan demikian, kemungkinan adanya dampak keuangan terhadap Perseroan hanya akan terbatas," tambah Simon.

Manajemen TikTok, sebagai pemilik saham mayoritas Tokopedia sejak akhir tahun 2023, mengakui sedang melakukan penyelarasan organisasi. Fokus utama penyesuaian ini ada pada divisi riset dan pengembangan (R&D) di Tokopedia. Namun, TikTok tidak membuka jumlah pasti karyawan yang terkena PHK.

"Ini bukan keputusan yang mudah, dan kami fokus untuk memberikan dukungan kepada rekan-rekan kami yang terdampak selama masa transisi ini," ujar Juru Bicara TikTok dalam pernyataan resmi pada Jumat, 03 Juli 2026.

Isu PHK massal bukan hal baru bagi Tokopedia. Sejak 75% saham perusahaan diakuisisi oleh TikTok pada akhir tahun 2023, e-commerce yang sudah berusia 17 tahun ini melakukan efisiensi pegawai besar-besaran setiap tahunnya.

Kabar PHK 90% karyawan pertama kali muncul dari akun Instagram @ecommurz. Akun tersebut menyebut ByteDance, induk usaha TikTok, melakukan PHK di Tokopedia dan hanya akan menyisakan sekitar 10% karyawan pada awal Juli 2026.

Menanggapi kabar PHK massal, TikTok menjelaskan bahwa pihaknya sedang melakukan penyesuaian organisasi riset dan pengembangan. Tujuannya untuk mendorong pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis perusahaan.

"Kami tengah menyelaraskan organisasi riset dan pengembangan pada ranah yang dapat mendorong pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan bagi bisnis kami, komunitas kreator, dan penjual di platform kami," kata Juru Bicara TikTok.

Ini bukan pertama kalinya Tokopedia menghadapi isu PHK massal. Sejak 75% saham perusahaan diakuisisi TikTok pada akhir tahun 2023, e-commerce yang telah berusia 17 tahun ini melakukan efisiensi pegawai besar-besaran setiap tahun.

Kabar PHK 90% karyawan pertama kali muncul dari akun Instagram @ecommurz. Akun tersebut menyebut ByteDance, induk usaha TikTok, melakukan PHK di Tokopedia dan hanya akan menyisakan sekitar 10% karyawan pada awal Juli 2026.

Menanggapi kabar PHK massal, TikTok menjelaskan bahwa pihaknya sedang melakukan penyesuaian organisasi riset dan pengembangan untuk mendorong pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis perusahaan. "Ini bukan keputusan yang mudah, dan kami fokus untuk memberikan dukungan kepada rekan-rekan kami yang terdampak selama masa transisi ini," ujar Juru Bicara TikTok dalam pernyataan pada Jumat, 03 Juli 2026.

GOTO meyakini langkah PHK ini merupakan bagian dari strategi penyesuaian organisasi. Perusahaan memastikan dampak yang ditimbulkan hanya terbatas pada akun laba bersih di entitas asosiasi dan ventura bersama. Investasi GOTO di Tokopedia dilakukan dengan mode ekuitas sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 228.

"Perseroan mencatatkan investasinya di PT Tokopedia menggunakan metode ekuitas sesuai dengan PSAK 228, investasi pada entitas asosiasi dan Ventura Bersama. Dengan demikian, kemungkinan adanya dampak keuangan terhadap Perseroan hanya akan terbatas," jelas Simon.

Manajemen TikTok mengakui sedang melakukan penyelarasan organisasi, khususnya untuk riset dan pengembangan (R&D) di Tokopedia. Sayangnya, TikTok tidak membuka berapa jumlah karyawan yang terkena PHK.

"Ini bukan keputusan yang mudah, dan kami fokus untuk memberikan dukungan kepada rekan-rekan kami yang terdampak selama masa transisi ini," jelas Juru Bicara TikTok dalam pernyataan pada Jumat, 03 Juli 2026.

Ini bukan pertama kalinya Tokopedia diterpa isu PHK massal. Sejak 75% saham perusahaan diakuisisi TikTok pada akhir tahun 2023, e-commerce yang telah berusia 17 tahun ini melakukan efisiensi pegawai besar-besaran setiap tahun.

Kabar PHK 90% karyawan pertama kali muncul dalam akun Instagram @ecommurz. Akun tersebut menyebut ByteDance, induk usaha TikTok, melakukan PHK di Tokopedia dan hanya akan menyisakan sekitar 10% karyawan pada awal Juli 2026.

Dikonfirmasi soal kabar PHK massal, TikTok menjelaskan bahwa pihaknya tengah melakukan penyesuaian organisasi riset dan pengembangan untuk mendorong pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis perusahaan. "Kami tengah menyelaraskan organisasi riset dan pengembangan pada ranah yang dapat mendorong pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan bagi bisnis kami, komunitas kreator, dan penjual di platform kami," kata Juru Bicara TikTok.

Sejak akuisisi 75% saham oleh TikTok pada akhir tahun 2023, Tokopedia telah melakukan efisiensi pegawai besar-besaran setiap tahun. Ini menunjukkan bahwa PHK massal bukanlah kejadian yang terisolasi, melainkan bagian dari pola yang berulang.

PHK TokopediaGOTOTikTokByteDancepenyesuaian organisasidampak materialmetode ekuitas

Komentar

Memuat komentar...