Guardiola Akhirkan Hubungan dengan Manchester City, 10 Tahun

Wulan M. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 78 dibaca
Bisik.id
Guardiola Akhirkan Hubungan dengan Manchester City, 10 Tahun

Gambar atau konten salah?

Pep Guardiola menolak dipanggil sebagai manajer terbaik di Premier League. Ia tidak mencari pujian dan tidak ingin membahas isu itu lagi.

Pada akhir musim 2025/26, Guardiola mengakhiri hubungan dengan Manchester City. Kontraknya masih berlaku satu musim lagi, namun ia sudah memutuskan untuk pergi. Ia telah memimpin klub selama sepuluh tahun, dari 2016 sampai 2026, dan meraih 20 trofi—rata‑rata dua trofi per musim.

Di tahun 2023, Guardiola membawa The Citizens menjuarai Liga Champions untuk pertama kalinya. Tahun yang sama, City menorehkan treble kemenangan. Seorang legenda Manchester United dan Liverpool, Gary Neville dan Jamie Carragher, menyatakan bahwa Guardiola adalah salah satu manajer terbaik sepanjang masa di liga tersebut.

Dalam sebuah wawancara, Guardiola mengatakan, “Gary dan Jamie adalah fans Man United dan Liverpool kan? Dengar, sejujurnya aku sama sekali tidak memikirkan tentang hal itu. Aku tahu aku sukses dan itu sudah cukup,” dilansir dari BBC. Ia melanjutkan, “Pujian terbesar buatku adalah dari Sir Alex Ferguson. Itu membuatku bahagia.”

Ia menambahkan, “Namun aku juga dapat pesan dari De Bruyne, Manuel Akanji, dan lainnya. Hal-hal itu membuat betapa beruntungnya aku di sini. Jadi, aku nggak mau berdebat yang nggak penting (soal manajer terbaik-red).”

Guardiola menegaskan bahwa ia selalu bekerja dengan hati dan memberikan segalanya. “Aku bahagia di sini, di Barcelona, dan Bayern Munich. Aku mencoba yang terbaik dan memberikan segalanya untuk setiap orang di dalamnya,” tutupnya.

Dengan sejarah panjang dan pencapaian luar biasa, keputusan Guardiola untuk meninggalkan City menandai akhir era yang sukses bagi klub dan bagi dirinya sendiri.

Pep GuardiolaManchester CityPremier LeagueLiga ChampionsTrebleSir Alex FergusonDe Bruyne

Komentar

Memuat komentar...