Guardiola Resmi Mundur, Premier League Siap Era Manajer Baru
Gambar atau konten salah?
Setelah satu dekade penuh prestasi, Pep Guardiola mengakhiri masa baktinya di Manchester City. Selama bertahun-tahun, ia berhasil meraih enam gelar Premier League dan menandai sejarah klub tersebut. Di sisi lain, Arne Slot hanya bertahan dua musim di Liverpool. Musim pertama, ia membawa tim menjuarai liga, namun musim berikutnya gagal mempertahankan trofi.
Dengan pergantian dua nama besar itu, Liga Inggris memasuki era manajer baru. Pada musim 2026/27, di antara 20 tim yang berkompetisi, satu-satunya yang sudah pernah menangi gelar adalah Mikel Arteta. Ia memimpin Arsenal meraih juara setelah 22‑tahun tidak memenangi liga. Sebelumnya, Arteta pernah bermain di Everton dan Arsenal, menjadikannya pemain sekaligus pelatih yang sukses menangi trofi. Seorang mantan pemain, ia menjadi orang kedua setelah Roberto Mancini yang bermain di Leicester City sebelum membawa Man City ke puncak.
Arsenal, yang baru saja menutup musim 2025/26 dengan gelar juara, kini berencana menambah amunisi skuad di pasar transfer. Kepemimpinan Arteta diharapkan dapat mempertahankan posisi dominan klub tersebut di liga.
Sementara itu, Manchester City tengah mencari pengganti. Nama Enzo Maresca sering muncul dalam spekulasi. Ia dulunya asisten Guardiola dan berhasil memimpin Chelsea dari tahun 2024 hingga 2026, meraih UEFA Conference League dan Piala Dunia Antarklub. Chelsea juga kini beralih ke pelatih baru, Xabi Alonso, yang sebelumnya sukses di Bundesliga bersama Leverkusen namun mengalami kesulitan di Real Madrid.
Liverpool sedang menilai Andoni Iraola sebagai calon ganti. Ia pernah membawa Bournemouth bertahan di Premier League dan menembus kompetisi Eropa musim depan. Di Manchester United, Michael Carrick menempati posisi manajer setelah memimpin Setan Merah finis ketiga pada paruh kedua musim 2025/26 dan akan tampil di Champions League.
Roberto De Zerbi, yang menuntun Tottenham keluar dari zona degradasi, kini menjadi sorotan. Tak kalah menarik, Unai Emery memimpin Aston Villa meraih Liga Europa pada musim 2025/26. Semua nama ini menambah ketegangan di papan atas Premier League musim depan.
Usia rata-rata para pelatih ini berada di zona 40‑an, menandakan generasi baru yang siap mengambil alih. Dengan sejarah yang kuat dan pengalaman luas, mereka akan menentukan apakah era dominasi Guardiola akan segera berakhir atau masih berlanjut di liga ini.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
