Guru SDN Kaliasin 1 Surabaya Pakai Kostum Laut Sambut MPLS
Gambar atau konten salah?
Hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN Kaliasin 1 Surabaya tahun ini terasa berbeda. Bukan hanya siswa baru yang menjadi pusat perhatian, melainkan juga para guru dan kakak kelas yang tampil dengan kostum laut yang meriah. Mulai dari bajak laut, kura-kura, kepiting, ikan nemo, ikan pari, ubur-ubur, nelayan, hingga dewa laut Neptunus, semuada hadir di lingkungan sekolah.
Inisiatif ini datang langsung dari para guru. Setiap tahun, mereka memang sengaja memilih tema kostum yang unik untuk menyambut siswa baru. Tujuannya sederhana: membuat anak-anak yang baru pertama kali menginjakkan kaki di sekolah dasar merasa nyaman dan tidak takut. Suasana yang menyenangkan diharapkan bisa menjadi jembatan bagi mereka yang baru beranjak dari taman kanak-kanak.
Pantauan di lapangan menunjukkan, tidak semua siswa baru kelas 1 datang dengan seragam merah putih. Banyak di antara mereka yang masih mengenakan seragam TK masing-masing. Sementara itu, para guru dan siswa kelas atas berkeliling dengan kostum laut yang mencolok. Karakter yang dipakai pun beragam, seperti lumba-lumba, gurita, ikan hiu, bintang laut, dan masih banyak lagi.
Kepala Sekolah SDN Kaliasin 1 Surabaya, Sastro, menjelaskan alasan di balik pemilihan tema laut tahun ini. Menurutnya, Indonesia adalah negara kepulauan yang sebagian besar wilayahnya terdiri dari laut. Surabaya sendiri juga dekat dengan laut. Hal ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan alam kepada anak-anak didik baru.
"Karena laut itu banyak kehidupan di sana, sumber daya alamnya, terutama jenis-jenis ikan, ada berbagai macam tiram, garam. Itu perlu dikenalkan ke anak-anak, guru-guru memperkenalkan dengan cosplay, seperti yang saya pakai ini adalah raja laut," kata Sastro kepada wartawan di SDN Kaliasin 1 Surabaya, Senin (13 Juli 2026).
Kostum yang dikenakan Sastro sendiri adalah karakter raja laut dari film SpongeBob. Ia menganggap karakter ini sudah familiar di kalangan anak-anak. Raja laut digambarkan memiliki sifat bijaksana, melindungi warganya, dan menciptakan suasana kehidupan yang damai. Sastro menghubungkan sifat tersebut dengan penerimaan siswa baru.
"Saya hubungkan dengan anak-anak dalam penerimaan siswa baru ini, memang kita harus membuat suasana tidak menakutkan dan menjadi menyenangkan, jadi masuk (sekolah) pertama ini menjadi lebih nyaman," ujarnya.
Menurut Sastro, pengenalan tematik saat MPLS sudah terbukti memberikan efek positif. Sekolah merasakan langsung bahwa siswa baru menjadi senang dan tidak takut masuk SD. Transisi dari TK ke SD memang seringkali menjadi momen yang menegangkan bagi anak-anak. Karena itu, sekolah berusaha menyiapkan lingkungan yang ramah dan menyenangkan.
"Mereka kan transisi dari TK ke SD, ketika anak pertama kali masuk di lingkungan sekolah SD, kami menyiapkan suasana belajar atau lingkungan yang menyenangkan. Salah satunya yaitu menyambut dengan berbagai macam tema, ramah, senyum, sapa, salam," pungkasnya.
Tahun ini, SDN Kaliasin 1 Surabaya menerima 112 siswa baru, sesuai dengan pagu yang ditetapkan. Dengan pendekatan yang penuh warna dan kreatif ini, sekolah berharap anak-anak tidak hanya datang dengan rasa penasaran, tetapi juga dengan senyuman.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Guru SDN Kaliasin 1 Surabaya Pakai Kostum Laut Sambut MPLS
Tebak Jumlah Hewan: Sapi, Monyet, Kucing
96,7% Balita Indonesia Kurang Makan Buah dan Sayur
Empat Tim Berebut Tiket Final Piala Dunia
Samsung Resmi Luncurkan Galaxy A27 5G di Indonesia
Polusi Udara Dalam Rumah Lebih Berbahaya dari Luar
BRI Beri Diskon Tiket Kereta Rp125 Ribu
Warga Segel Bekas Halte Sidoarjo, Diduga Sarang LGBT