SDN Sukorejo 3 Blitar hanya terima 5 siswa baru
Gambar atau konten salah?
Di Kota Blitar, sebuah sekolah dasar negeri hanya menerima lima siswa baru tahun ini. SDN Sukorejo 3 yang terletak di Jalan Mawar Nomor 40, Kelurahan Sukorejo, menghadapi situasi yang sulit.
Pada hari pertama kegiatan pengenalan sekolah, seorang siswa laki-laki menangis karena mencari ibunya. Guru-guru di sana akhirnya menenangkannya. Namun setelah masuk ke dalam kelas, kelima siswa baru itu tampak bersemangat mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS.
Kepala SDN Sukorejo 3, Agung Mukhlis, mengatakan bahwa jumlah siswa baru tahun ini sama persis dengan tahun sebelumnya. "MPLS hari pertama ini diikuti lima siswa baru. Intinya ada beberapa acuan materi pokok yang disampaikan kepada anak-anak untuk kegiatan pengenalan lingkungan sekolah," jelasnya pada Senin, 13 Juli 2026.
Menurut Agung, tren penurunan jumlah siswa baru sudah terjadi sejak beberapa tahun terakhir. Ada beberapa penyebabnya. Pertama, jumlah lulusan TK di sekitar sekolah sangat sedikit. Kedua, lokasi SDN Sukorejo 3 yang berdampingan dengan sekolah lain juga membuat persaingan semakin ketat.
"Dari tahun kemarin juga lima siswa. Kebetulan lulusan TK sekitar hanya sedikit, mungkin itu dampaknya. Tren penurunan siswa juga terjadi di beberapa sekolah lain," ungkap Agung.
Pihak sekolah mengaku sudah berusaha menarik minat calon siswa baru dan orang tua mereka selama proses pendaftaran. Mereka melakukan pendekatan langsung. Namun keputusan akhir tetap ada di tangan orang tua masing-masing.
"Kami sudah berupaya untuk pendekatan saat pendaftaran. Tapi, kembali lagi ke orang tua masing-masing. Ke depan kami berencana untuk mengadakan pembinaan calistung dan sebagainya untuk menarik minat siswa baru," tegas Agung.
Kondisi ini menunjukkan bahwa sekolah-sekolah di daerah tertentu menghadapi tantangan serius dalam menjaring siswa baru. Faktor demografi dan persaingan antar sekolah menjadi dua hal utama yang mempengaruhi jumlah pendaftar. SDN Sukorejo 3 berencana mengadakan program pembinaan membaca, menulis, dan berhitung untuk menarik lebih banyak siswa di masa mendatang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Rajoy Sebut Timnas Prancis Tanpa Pemain Asli
Klaim Allianz Rp 500 Juta Tak Cair, Pasien Kanker Meninggal
Kepala Sekolah Bela Siswi yang Fotonya Dikritik
Semburan Air dan Lumpur Muncul di Mamuju Tengah
Banjir Hantui Sekolah, Hanya 22 Siswa Baru Daftar
Tiga Murid Baru, SD Semarang Tetap Gelar MPLS Meriah
ASN Terlambat Demi Antar Anak Hari Pertama SD
Buaya Muara Muncul di Kali Jagir, Pemancing Tak Sadar