Lansia Tewas Ditabrak CRV di Surabaya
Gambar atau konten salah?
Seorang pengendara lanjut usia meninggal dunia setelah motornya ditabrak mobil Honda CRV berwarna putih di Jalan Kertajaya, Surabaya. Kecelakaan lalu lintas ini terjadi di persimpangan jalan tersebut pada Senin, 13 Juli 2026, sekitar pukul 09.15 WIB.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, mobil CRV dengan nomor polisi L 1983 43 melaju dari arah timur ke barat. Sesampainya di persimpangan, kendaraan itu tiba-tiba berpindah lajur ke kiri. Dua pengendara sepeda motor yang sedang melintas langsung menjadi korban tabrakan.
Salah satu korban adalah M Bilal (68), warga Simokerto Srengganan III/2 Surabaya. Ia mengendarai Yamaha Vega dan dinyatakan tewas di tempat kejadian. Seorang pemotor lainnya mengalami luka-luka. Mobil tersebut dikemudikan oleh Siauw Jimmy Antonius Wijaya, warga Nginden Barata Jaya Surabaya.
Petugas Unit Lantas Polsek Sukolilo, Aiptu Handoko, menyampaikan bahwa satu pemotor lainnya berasal dari Bangkalan. Korban yang mengendarai Honda Beat itu mengalami luka dan saat ini dirawat di RS Haji Sukolilo.
"Keterangan sementara bapaknya (pengemudi mobil CRV) mau mendahului pindah lajur. Menabrak 2 kendaraan (motor)," kata Handoko kepada awak media di lokasi kejadian pada hari yang sama.
Handoko menjelaskan, mobil tersebut diduga melaju dengan kecepatan sekitar 60 kilometer per jam saat kejadian. Penyebab utama kecelakaan ini diduga karena pengemudi berpindah lajur secara mendadak.
"Indikasi (penyebab laka lantas) pindah lajur. Kecepatan sekitar 60 kilometer. Korban sementara 1 luka dan 1 MD," imbuhnya.
Korban luka langsung dilarikan ke RS Haji Sukolilo. Sementara itu, jenazah korban meninggal dunia dievakuasi dari lokasi kejadian ke RSU Dr Soetomo Surabaya. Handoko menegaskan bahwa penanganan lebih lanjut kasus ini telah dilimpahkan ke Unit Laka Lantas Polrestabes Surabaya.
Kecelakaan ini menjadi pengingat bahwa perpindahan lajur secara tiba-tiba, terutama di persimpangan, bisa berakibat fatal. Kecepatan kendaraan yang relatif tinggi di area padat lalu lintas juga menjadi faktor yang memperparah dampak tabrakan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
