Guru SMPN 1 Kasiman Lari 4km Setiap Hari Kerja Hemat BBM

Wati N. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 85 dibaca
Bisik.id
Guru SMPN 1 Kasiman Lari 4km Setiap Hari Kerja Hemat BBM

Gambar atau konten salah?

Seorang guru SMPN 1 Kasiman Bojonegoro bernama Ahmad Zaki Febiansyah (34) menjadi sorotan publik setelah memutuskan untuk berlari sejauh 4 kilometer menuju sekolah setiap hari kerja.

Ia mengungkapkan alasan di balik aksi ini: ingin menghemat BBM dan menjaga kebugaran tubuh. Dalam satu kali lari, Zaki menempuh jarak tersebut hanya dalam 15 menit, setara dengan pace 3,7 menit per kilometer. Kecepatan ini menegaskan bahwa ia memang pelari yang cepat.

Selain efisiensi bahan bakar, Zaki juga menekankan bahwa lari menjadi contoh gaya hidup sehat bagi rekan kerja dan siswa. Ia berharap gerakan sederhana ini dapat menginspirasi orang lain untuk lebih aktif.

“Hari ini, mulai tanggal Senin 30 Maret, Pemkab Bojonegoro menerapkan semua ASN apabila yang rumahnya kurang lebih 7 km, berangkat menggunakan sepeda atau bike to work,” kata Zaki. Ia menambahkan, “Tapi hari ini saya akan berlari ya, dari SMPN 1 Padangan menuju ke SMPN 1 Kasiman. Jadi bukan bike to work, tapi run to work,” sambungnya.

Pemerintah daerah Bojonegoro resmi menerbitkan kebijakan strategis yang menekankan gaya hidup aktif dan efisiensi anggaran bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). Surat Edaran Nomor: 065/132/412.032/2026 menegaskan pelaksanaan program Bike to Work (B2W) akan dimulai pada 30 Maret 2026.

Inisiatif ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia mengenai efisiensi penggunaan bahan bakar, perjalanan dinas, dan upaya menekan emisi karbon di lingkungan kerja. Selain itu, Pemkab Bojonegoro juga meluncurkan gerakan diet plastik dan efisiensi konsumsi.

Rincian kebijakan meliputi:

  • Wajib Tumbler: Seluruh pegawai wajib membawa botol minum pribadi. Perangkat daerah dilarang menyediakan minuman kemasan sekali pakai dalam rapat.
  • Sederhanakan Konsumsi: Konsumsi rapat dibatasi hanya 1-2 jenis snack tanpa penyediaan makan siang.
  • Fasilitas Galon: Penyelenggara rapat wajib menyediakan dispenser/galon sebagai sarana pengisian ulang air minum yang higienis.

Dengan langkah-langkah tersebut, Bojonegoro berusaha menciptakan lingkungan kerja yang lebih ramah lingkungan sekaligus mempromosikan kebiasaan sehat di kalangan pegawai. Gerakan ini juga mencerminkan komitmen daerah untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, sekaligus menumbuhkan budaya aktivitas fisik di antara warga.

Guru SMPN 1 Kasimanlari ke sekolahBike to WorkEfisiensi BBMGaya hidup sehatPemkab BojonegoroEmisi karbonDiet plastik

Komentar

Memuat komentar...