Hansi Flick Protestasi Rumput Wanda Metropolitano Barcelona
Gambar atau konten salah?
Perempatfinal Liga Champions akan kembali di Wanda Metropolitano, Madrid, pada 15 April 2026 dini hari WIB. Barcelona kalah 0‑2 di leg pertama, sehingga Lamine Yamal dan rekan-rekannya harus mengejar ketertinggalan agregat.
Di sesi latihan terakhir pada 13 April 2026, pelatih Blaugrana, Hansi Flick, terlihat memprotes kondisi lapangan lawan. Ia memegang rumput Metropolitano, menunjukkan ketidakpuasan, dan bahkan berbicara dengan pejabat UEFA tentang lapangan tersebut.
Menurut Associated Press, tidak ada komplain resmi yang diajukan Barcelona terkait masalah ini. Meski begitu, Flick “appeared to complain about the condition of the grass at the Metropolitano.”
Gelandang Atletico, Koke, pernah mengakui bahwa rumputnya tidak dalam kondisi terbaik pada Januari lalu. Flick juga menyoroti kondisi yang sama di awal bulan ini, menandakan lapangan memang sedikit bermasalah.
Lapangan yang tidak optimal dapat memengaruhi gaya permainan. Barcelona menghadapi misi sulit di kandang Atletico dini hari nanti, di mana mereka harus membalas kekalahan dua gol dari leg pertama.
Raksasa Catalan harus menang 2‑0 juga atas Atletico Madrid untuk memaksakan perpanjangan waktu, atau 3 gol tanpa kebobolan untuk lolos langsung ke semifinal Liga Champions.
Perkembangan ini menambah lapisan taktik bagi kedua tim. Barcelona harus menyesuaikan strategi mereka, sementara Atletico harus memanfaatkan keunggulan kandang dan kondisi lapangan yang mungkin menguntungkan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
