Hari 2 April 2026: Ala Ayuning Dewasa, cocok upacara
Gambar atau konten salah?
Ala ayuning dewasa adalah istilah yang sering dipakai oleh masyarakat Hindu di Bali untuk menandai hari yang dianggap baik atau tidak baik bagi berbagai kegiatan adat dan ritual. Hari ini, Wraspati Wage Watugunung, Kamis, 2 April 2026, masuk kategori ala ayuning dewasa menurut perhitungan kalender Bali.
Kalender Bali memuat perhitungan khusus yang mengklasifikasikan hari-hari berdasarkan energi tertentu. Setiap kategori memiliki nama dan nomor yang menunjukkan tingkat keberuntungan bagi aktivitas tertentu. Berikut ini contoh aktivitas yang dapat dilakukan atau dihindari pada hari ini, sesuai data dari kalenderbali.org:
- Amerta Wija – Baik untuk upacara Dewa Yadnya, menanam biji‑bijian. (Alahing dewasa 2)
- Babi Turun – Baik untuk memasang sesirep. (Alahing dewasa 4)
- Carik Walangati – Tidak baik untuk pernikahan/wiwaha, atiwa‑tiwa/ngaben, dan membangun rumah. (Alahing dewasa 3)
- Dewasa Mentas – Baik untuk segala macam yadnya, upacara penyucian, memberi petuah‑petuah, memberi petunjuk jalan, serta membangun. (Alahing dewasa 2)
- Kala Tampak – Tidak baik untuk dewasa nikah (perkawinan). (Alahing dewasa 3)
- Kala Upa – Baik untuk memulai atau memelihara ternak (wewalungan). (Alahing dewasa 4)
- Pamacekan – Baik untuk mengerjakan sawah/tegal, membuat tombak penangkap ikan, tetapi tidak baik melaksanakan yadnya. (Alahing dewasa 2)
- Salah Wadi – Tidak baik untuk Manusa Yadnya (wiwaha, mapendes, potong rambut) dan Pitra Yadnya (penguburan, atiwa‑tiwa/ngaben, nyekah, ngasti). (Alahing dewasa 3)
- Sedana Yoga – Baik untuk membuat alat berdagang, tempat berdagang, dan mulai berjualan karena akan murah rejeki. (Alahing dewasa 2)
- Pararasan: Aras Kembang, Pancasuda: Tunggak Semi, Ekajalaresi: Buat Suka, Pratiti: Sadayatana (iws/iws)
Dengan demikian, hari ini cocok untuk upacara Dewa Yadnya, menanam, dan memulai usaha dagang. Namun, pernikahan, penguburan, dan beberapa ritual lainnya sebaiknya ditunda.
Hari ini menandai kombinasi energi yang mendukung kegiatan spiritual dan ekonomi, namun tidak mendukung pernikahan atau ritual penguburan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
