Hoaks Meteor Lampung: Pecahan Roket Satelit Di Lampung

Lina F. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 73 dibaca
Bisik.id
Hoaks Meteor Lampung: Pecahan Roket Satelit Di Lampung

Gambar atau konten salah?

Di Lampung, malam Sabtu (04 April 2026) terjadi penampakan benda bercahaya di langit. Banyak orang mengira benda itu adalah meteor, namun hasil pemeriksaan menunjukkan sebaliknya.

Video yang beredar di media sosial menyebutkan “meteor tadi malam jatuh di Gedung Aji, Tulang Bawang”. DetikSumbagsel mengonfirmasi kepada Kepolisian Daerah Lampung bahwa video tersebut adalah hoaks. Kabidhumas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari mengingatkan masyarakat agar tidak terpancing informasi yang belum terverifikasi.

Ia mengatakan, “Jadi tadi malam jajaran Polres Tulang Bawang telah memastikan di TKP seperti yang beredar dalam video adalah informasi palsu atau hoaks.”

Yuni menambahkan bahwa Polda Lampung telah berkoordinasi dengan para ahli astronomi di Institut Teknologi Sumatera (Itera) untuk memeriksa fenomena tersebut. Menurutnya, benda yang terlihat bukan meteor melainkan sampah antariksa yang berasal dari roket satelit milik Cina, CZ-3B.

Ia menjelaskan, “Kami juga berkoordinasi dengan ahli di Itera dan memang itu bukan meteor tetapi sampah antariksa. Hasil komunikasi juga bahwa benda itu tidak jatuh di daratan Sumatera apalagi Lampung, benda itu para ahli prediksi jatuh ke perairan Samudera Hindia.”

Yuni mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Pastikan selalu mendapatkan informasi dari sumber resmi,” ujarnya.

Penampakan benda bercahaya tersebut menimbulkan kegembiraan di beberapa wilayah Lampung. Warga melaporkan cahaya yang terang kebiruan, melintas cepat, dan meninggalkan ekor cahaya panjang. Beberapa orang bahkan mengambil foto dan video, lalu membagikannya di media sosial. Video tersebut segera menjadi viral dan memicu spekulasi yang beragam.

Hasil investigasi menunjukkan bahwa benda tersebut adalah pecahan roket satelit, bukan meteor. Para ahli memprediksi bahwa pecahan itu akan jatuh ke perairan Samudera Hindia, bukan ke daratan Lampung. Masyarakat diingatkan untuk tidak menanggapi rumor secara berlebihan dan selalu mencari konfirmasi dari sumber resmi.

Peristiwa ini menegaskan pentingnya verifikasi fakta sebelum menyebarkan informasi. Ketika penampakan benda di langit memicu antusiasme, tetap ada risiko penyebaran hoaks. Keterangan resmi dari kepolisian dan ahli astronomi menjadi acuan utama untuk memahami kejadian yang sebenarnya.

Lampungpenampakan benda bercahayahoaks meteorsampah antariksaCZ-3BPolda LampungInstitut Teknologi SumateraSamudera Hindia

Komentar

Memuat komentar...