Hugo Ekitike Cedera Robek Tendon Achilles, Absen 10 Bulan
Gambar atau konten salah?
Sumber L'Equipe melaporkan bahwa Hugo Ekitike, penyerang Liverpool, mengalami cedera robek tendon achilles pada pertandingan perempatfinal Liga Champions leg kedua antara Liverpool dan PSG, yang berlangsung pada 15 April 2024.
Penyakit ini membuatnya kesakitan hebat, sehingga tim medis segera melakukan pemeriksaan menyeluruh. Hasilnya menunjukkan cedera parah yang menuntut pemulihan lama.
23 tahun Ekitike diperkirakan harus menepi selama 10 bulan, sehingga ia tidak akan dapat bermain kembali sebelum pertengahan musim 2026/27. Hal ini juga berarti ia akan absen dari Timnas Prancis di Piala Dunia 2026.
Selama musim ini, Ekitike telah mencetak 17 gol dari 45 laga di semua kompetisi, menunjukkan kontribusi penting bagi tim.
Dengan kehilangan striker utama, Liverpool diharapkan mencari pengganti. Alexander Isak, striker lain yang juga rentan cedera, serta kepergian Mo Salah di akhir musim ini menambah tekanan pada pencarian bomber baru.
Siapa kira-kira incaran Si Merah nanti?
Cedera Ekitike menandai tantangan bagi Liverpool dan Timnas Prancis, sementara klub harus menyiapkan strategi ganti striker.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
